Giri Prasta: Kerberhasilan Pembangunan di Badung Tak Lepas Dari Arahan KBS - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » , , » Giri Prasta: Kerberhasilan Pembangunan di Badung Tak Lepas Dari Arahan KBS

Giri Prasta: Kerberhasilan Pembangunan di Badung Tak Lepas Dari Arahan KBS

Written By Dre@ming Post on Rabu, 23 Mei 2018 | 5/23/2018 09:19:00 AM

KBS-Ace di Dampingi Giri Prasta saat Sima krama di Taman Griya Nusa Dua, Selasa, 22 Mei 2018
Kuta Selatan - Kembali KBS-Ace menggedeblarkan Kuta Selatan lewat dua simakrama yang diadakan di Taman Griya Nusa Dua pada pagi hari dan Kampial pada malam hari. Masa yang hadir bahkan melebihi kapasitas tempat yang disediakan oleh panitia. Pengamatan dilapangan kami perkirakan 7-8 ribu massa hadir dalam 2 simakrama tersebut.

Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Provinsi Bali Nyoman Giri Prasta mengakui kerberhasilan pembangunan di Badung, tak lepas dari arahan Wayan Koster.

Giri Prasta secara terbuka menyatakan Koster adalah gurunya. Guru yang selalu mengajarkan berbuat, kerja, kerja dan kerja untuk masyarakat.

Hal ini ditegaskan Giri Prasta dihadapan ratusan warga Banjar Taman Griya, Desa Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Senin (22/5).

Ditegaskannya bahwa setelah Koster-Ace terpilih pada 27 Juni 2018, dan kemudian dilantik sebagai gubernur-wakil gubernur Bali, dirinya menyatakan Koster-Ace akan langsung kerja untuk mewujudkan kesejahteraan untuk masyarakat Bali.

“Astungkara setelah dilantik, Pak Koster akan langsung kerja dan kerja. Prinsip beliau itu adalah ayo kerja, bukan ayo mesuryak. Nah, masyarakat apakah mau pilih kerja apa mesuryak,” tegasnya. Ditambahkannya, konsep PPNSB yang dilaksanakan di Badung atas arahan Wayan Koster telah mendapat penghargaan dari pemerintah pusat.

“Saya sudah dipanggil Bapak Presiden (Joko Widodo) untuk bertemu secara khusus dengan beliau terkait pelaksanaan PPNSB. Dimana melalui konsep Tri Kona, dari lahir, hidup sampai meninggal semua ditanggung oleh pemerintah Badung,” ungkapnya.

Dan konsep PPNSB inilah yang akan diterapkan saat Koster-Ace memimpin Bali kedepan.

Dalam simakrama yang berlangsung penuh suasan kekeluargaan itu, Koster bersama Tim disambut dengan parade budaya. seperti Tari Reog Ponorogo, tari Sekar Jepun dan disungguhkan Rebana yang menggunkan bahasa Bali.

Pada kesempatan itu pula, Giri Prasta menghibur warga yang hadir dengan menyanyikan sejumlah lagu.

Guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bali, Paslon Cagub dan Cawagub Bali, KBS-Ace mengemukakan konsep “Nangun Sad Kertih Loka Bali.” Konsep ini merupakan perluasan dari Tri Hita Karana, yakni keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, serta manusia dengan alam. Dengan terwujudnya Sad Kertih atau enam bentuk pelestarian, maka diharapkan masyarakat dan alam Bali menjadi harmonis.

Lebih rinci, Sad Kertih yang terdapat dalam Lontar Purana Bali terdiri atas Atma Kertih, yaitu upaya untuk menyucikan atma. Kedua, Samudra Kertih, yaitu upaya untuk melestarikan samudra. Ketiga, Wana Kertih, yaitu upaya untuk melestarikan hutan. Keempat, Danu Kertih, yaitu upaya untuk menjaga kelestarian sumber air tawar di daratan. Kelima, Jagat Kertih, yaitu upaya untuk melestarikan keharmonisan hubungan sosial, serta keenam, Jana Kertih, yakni upaya untuk menjaga kualitas individu.

Menurut Wayan Koster dalam memaparkan visi dan misinya di berbagai tempat, konsep yang diramu dengan nama “Nangun Sad Kertih Loka Bali” tidak terlepas dengan Tri sakti Bung Karno, yakni berdaulat dalam politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Eksekusinya melalui program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). Di dalamnya terdapat lima skala prioritas, yakni pangan, sandang, dan papan; Pendidikan dan kesehatan; Jaminan sosial dan tenaga kerja, adat, agama, seni, dan budaya serta pariwisata. Dengan ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat Bali benar-benar terwujud.

Beberapa contoh program yang akan dilaksanakan KBS-Ace nanti jika terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018, yaitu mewujudkan pendidikan gratis 12 tahun. Selanjutnya pendidikan berbasis agama Hindu di desa adat. Termasuk pula aset Pemprov Bali di wilayah Badung akan dihibahkan ke desa adat untuk fasilitas umum seperti sekolah, wantilan, pura, dan sebagainya. "Kalau KBS-Ace menang, aset Pemprov ini akan diberikan ke desa adat. Hal-hal yang baik di Badung akan dijalankan di seluruh Bali secara baik dan bersinergi. Dengan demikian perlu satu jalur antara presiden, gubernur, dan bupati. Perlu komitmen dan perencanaan yang terintegrasi,” tegasnya dalam berbagai kesempatan.






Mr. Brain Revolution
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka