Pelatih PSM: BU Tidak Spesial, WCP: PSM Kepikiran Kekuatan Bali United - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » , , , » Pelatih PSM: BU Tidak Spesial, WCP: PSM Kepikiran Kekuatan Bali United

Pelatih PSM: BU Tidak Spesial, WCP: PSM Kepikiran Kekuatan Bali United

Written By Dre@ming Post on Jumat, 03 November 2017 | 11/03/2017 03:48:00 PM

Sylvano Comvalius  (kiri). Usai laga antara Bali United kontra PSM Makassar, Kapten PSM Hamka Hamzah bertemu dengan Irfan Bachdim, Minggu (23/7/2017). (kanan).
Detik-Detik Penentuan, Super Sylvano Yakin Bali United Menang Di Kandang Yang Terkenal ‘Angker’

MANGUPURA - Dua pekan tersisa Liga 1 Indonesia akan jadi detik-detik menentukan bagi para pemburu gelar juara.

Tiga tim, Bali United, PSM Makassar, dan Bhayangkara FC, dipastikan akan bersaing ketat hingga akhir musim.

Ketiganya sama-sama mengantongi poin 62!

Persaingan pun makin memanas.

Bali United dan PSM harus terlibat bentrok.

Kedua calon juara ini akan duel di Stadion Andi Mattalatta, Mattoanging, Makassar, Senin (6/11/2017).

Laga ini diyakini bakal menjadi the real final untuk menentukan sang juara.

Kemenangan atas PSM bakal kian memperlebar peluang Bali United menjadi juara.

Di laga pamungkas, Minggu (12/11/2017), Serdadu Tridatu diprediksi tak akan kesulitan mengatasi Persegres Gresik United yang sudah dipastikan degradasi.

Di sisi lain, pesaing lainnya, Bhayangkara FC gagal menyapu bersih tiga laga tersisa.

Dalam tiga laga sisa melawan Mitra Kukar, Madura United, dan Persija Jakarta, tim Bhayangkara diharapkan hanya mampu meraih sekali kemenangan dan dua hasil imbang.

Jika skenario ini terjadi, maka poin akhir Bali United jadi 68.

Poin akhir Bhayangkara 67, dan poin akhir PSM 65 --bila menang atas Madura United di laga terakhir.

Top skor Liga 1 Indonesia milik Bali United, Sylvano Dominique Comvalius, cukup percaya diri tim kebanggaan masyarakat Bali bisa mengalahkan PSM di kandangnya.

Ia tak khawatir dengan kandang PSM yang dikenal "angker".

Super Sylvano menyebut Bali United bisa menang dengan skor cukup 1-0.

"Dan, berharap saya bisa mencetak satu gol kemenangan itu," kata Comvalius, kemarin.

Meski berharap mencetak gol, Comvalius mengatakan yang terpenting adalah bisa membawa Bali United menang di kandang PSM. "Kemenangan yang utama," tegasnya.

Pada pertandingan pertama di Stadion Dipta, Gianyar, Serdadu Tridatu bermain sangat bagus dan menang dengan skor mencolok 3-0. "Tapi untuk pertemuan nanti, tidak akan mudah. Butuh kerja keras," kata pencetak 35 gol sementara di Liga 1 Indonesia ini.

Comvalius pun menyoroti khusus dua pemain PSM asal Belanda, Wiliam Pluim dan Marck Klok.

"Mereka pemain yang sangat bagus, dan juga punya Pelatih Albert Rene yang bagus. Tapi dalam game nanti tidak ada kata berteman," tegas striker asal Belanda ini.

Bali United bisa tampil dengan kekuatan penuh di Makassar. Marcos Flores sudah dipastikan pulih dari cedera.

Irfan Bachdim yang sempat bermasalah dengan kaki kanannya akibat benturan pada laga kontra Sriwijaya FC juga siap dimainkan.

"Masih sedikit sakit kaki kanan.Tapi saya bisa main lawan PSM Makassar," ujar Bachdim usai ikuti terapi di pinggir lapangan Trisakti, kemarin.

Bagaimana kalau Bali United hanya bermain imbang dengan PSM? Tentu kans Bali United menjadi lebih berat, tapi tetap terbuka peluangnya.

Jika seri, Bali United juga sudah mampu menyisihkan PSM dari persaingan. Kalau pun di laga terakhir sama-sama menang, poin akhir sama-sama 66, namun Serdadu Tridatu berhak unggul dari Tim Juku Eja karena menang head to head dan selisih gol.

Hanya Bhayangkara tetap jadi pesaing Bali United.

Syarat Bali United juara dengan poin akhir 66 adalah Bhayangkara maksimal hanya meraih sekali kemenangan dan dua kali kalah dari tiga laga sisanya.

Meski menatap laga "final", Pelatih Bali United Widodo C Putro tak ingin membebani pemainnya menghadapi dua laga sisa. Ia meminta pemainnya tetap enjoy namun tidak sampai kehilangan konsentrasi.

"Saya tidak ingin bikin pemain beban. Bermain lepas tapi disiplin taktikal," ujar Widodo, yang menyebut kunci untuk meraih poin lawan PSM adalah mental kuat.

Peluang Bhayangkara

Jika dilihat presentase peluang, The Guardian julukan Bhayangkara FC memang lebih besar ketimbang Bali United dan PSM.

Hal ini lantaran Bhayangkra masih menyisahkan tiga laga sisa, termasuk satu laga tunda kontra Madura.

Namun langkah Evan Dimas cs juga tak semudah yang dibayangkan, meski kini berstatus tim unggulan dengan materi pemain yang mumpuni. Bhayangkara dipastikan bakal mendapatkan perlawanan sengit kala berhadapan dengan Mitra Kukar, Madura United dan Persija Jakarta.

Mitra Kukar yang kini terpaku di papan tengah klasemen bakal menjamu Bhayangkara, Jumat (3/11/2017), di Tenggarong. Bagi Mitra Kukar laga tersebut tak begitu penting lantaran posisinya sudah aman dari zona degradasi.

Namun bermain di kandang sendiri, Naga Mekes pastinya ingin mempersembahkan kemenangan di laga kandang terakhir mereka.

Laga selanjutnya yakni kontra Madura United, Rabu (8/11), Bhayangkara sedikit diuntungkan sebab laga yang berstatus tunda itu bakal berlangsung di tempat netral dan tanpa penonton.

Hal ini menyusul sanksi yang dijatuhkan PSSI kepada Madura United.

Meski demikian, jika dilihat dari posisi klasemen, Madura pastinya tak ingin mengalah begitu saja.

Laskar Sapi Kerap julukan Madura United masih berhasrat untuk mengumpulkan poin demi menjaga peluang lolos ke turnamen AFC mewakili Indonesia

Hal serupa juga ketika mengahdapi Persija Jakarta.

elain Macan Kemayoran masih memiliki peluang finis di urutan empat besar dan berpeluang mewakili Indonesia di ajang AFC, hal lain yang patut diwaspadai Bhayangkara yakni dukungan fanatik The Jakmania. Meski bermain di kandangnya, Stadion Patriot dipastikan akan dipenuhi The Jakmania ketimbang Baramania.

Akankah Bali United Juara? Ini 3 Skenario Yang Paling Menentukan Nasib Serdadu Tridatu

Tiga tim, Bali United, PSM Makassar, dan Bhayangkara FC, dipastikan akan bersaing ketat hingga akhir musim.

Ketiganya sama-sama mengantongi poin 62!

Persaingan pun makin memanas.

Bali United dan PSM harus terlibat bentrok.

Kedua calon juara ini akan duel di Stadion Andi Mattalatta, Mattoanging, Makassar, Senin (6/11/2017).

Ini akan jadi detik-detik menentukan bagi para pemburu gelar juara.

Skenario 1:

- Menang atas PSM dan Persegres (poin akhir 68)

- Bhayangkara maksimal sekali menang dan dua kali seri (poin akhir 67)

* Peluang PSM dipastikan tertutup bila Bali United sapu bersih dua laga sisa

Skenario 2:

- Seri dengan PSM dan menang atas Persegres (poin akhir 66)

- PSM seri dengan BU dan menang atas Madura United (poin akhir 66)

- Bhayangkara maksimal sekali menang dan dua kali kalah (poin akhir 65)

* Bali United unggul head to head dan selisih gol dari PSM

Skenario 3:

- Kalah 0-1 atau 0-2 dari PSM dan menang atas Persegres (poin akhir 65)

- PSM menang 1-0 atau 2-0 atas BU dan kalah dari Madura United (poin akhir 65)

- Bhayangkara maksimal hanya raih dua hasil imbang (poin akhir 64)

* Bali United unggul head to head dan selisih gol dari PSM

Jelang Laga Sarat Gengsi Bali United Vs PSM Makassar, Dua Pemain Andalan Ini Akan Bertemu

MANGUPURA - Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putra (WCP) tak kuatir dengan kekuatan PSM Makassar jelang laga penting, Senin (6/11/2017) di Stadion Andi Mattalata Makassar, dalam lanjutan Liga I Indonesia.

Menurut dia, pemain Serdadu Tridatu akan bermain se enjoy mungkin dalam laga penentuan juara itu.

"Kekuatan PSM , tidak ada yang perlu di kuatirkan. Tapi ada taktikal di situ. Ada beberapa pemain yang diwaspadai. Ada Willian Jan Pluim dan Ferdinand Sinaga, ada juga beberapa pemain lainnya," kata WCP, kemarin.

Menurut mantan pelatih dan pemain nasional ini, pemain lawan yang masuk ke sepertiga pertahanan Bali United, harus dijaga ketat.

"Target kita ya berusaha tidak hilang poin di sana, kita tidak mendahului kehendak Yang Kuasa . Kita harus berusaha keras," ujar pelatih asal Cilacap ini.

WCP menilai laga kedua tim akan berlangsung seru dan sarat gengsi.

Karena dua pemain yang absen pada pertemuan pertama di Bali, Irfan Bachdim Bali United dan Hamka Hamzah PSM Makassar sudah bisa tampil.

"Kita lihat saja semoga ada Bachdim laga lebih seru. Ada Hamka mereka bisa solid. Untuk para Belanda di BU dan PSM, tidak disampaikan pun mereka pasti akan lakukan, mereka ingin Bali United tidak hilang poin," kata WCP tanggapi gengsi para pemain Belanda di kedua tim.

Pelatih PSM Rene Alberts Nilai Bali United Tidak Spesial, Ketakutan?

MANGUPURA - Jelang laga bertajuk final Liga I Indonesia antara PSM Makassar VS Bali United, Senin (6/11/2017) malam di Stadion Andi Matallata Makassar, pelatih kedua tim saling lontarkan psywar.

Pelatih PSM Robert Rene Alberts menilai Bali United tidak spesial dan berada di puncak klassemen berkat beberapa gol lewat titik penalti.

Atas tanggapan itu, pelatih Bali United WCP menilai, psy war itu menandakan PSM kepikiran dengan kekuatan Bali United.

PSM terbeban tekanan fans sendiri dan ketakutan jelang lawan tim produktif gol Bali United.

"Malah saya senang dibilang bukan tim spesial. Yang merasa tertekan ternyata mereka,mereka (PSM) kepikiran (Bali Umited) , saya tidak memikirkan mereka, " tegas WCP, kemarin

Menurut WCP, hingga mengeluarkan tanggapan seperti itu, menandakan kekuatiran mereka.

"Kita sementara ini biasa saja, enjoy tapi fokus. Tidak bikin pemain beban.

Target kita jangan kehilangan poin," katanya.

Detik-Detik Penentuan, Super Sylvano Yakin Bali United Menang Di Kandang Yang Terkenal ‘Angker’

Dua pekan tersisa Liga 1 Indonesia akan jadi detik-detik menentukan bagi para pemburu gelar juara.

Tiga tim, Bali United, PSM Makassar, dan Bhayangkara FC, dipastikan akan bersaing ketat hingga akhir musim.

Ketiganya sama-sama mengantongi poin 62!

Persaingan pun makin memanas.

Bali United dan PSM harus terlibat bentrok.

Kedua calon juara ini akan duel di Stadion Andi Mattalatta, Mattoanging, Makassar, Senin (6/11/2017).

Laga ini diyakini bakal menjadi the real final untuk menentukan sang juara.

Striker maut Bali United Sylvano Comvalius melakukan selebrasi dengan memakai topeng sebagai perayaan Hari Hellowen di

Di laga pamungkas, Minggu (12/11/2017), Serdadu Tridatu diprediksi tak akan kesulitan mengatasi Persegres Gresik United yang sudah dipastikan degradasi.

Di sisi lain, pesaing lainnya, Bhayangkara FC gagal menyapu bersih tiga laga tersisa.

Dalam tiga laga sisa melawan Mitra Kukar, Madura United, dan Persija Jakarta, tim Bhayangkara diharapkan hanya mampu meraih sekali kemenangan dan dua hasil imbang.

Jika skenario ini terjadi, maka poin akhir Bali United jadi 68.

Poin akhir Bhayangkara 67, dan poin akhir PSM 65 --bila menang atas Madura United di laga terakhir.

Top skor Liga 1 Indonesia milik Bali United, Sylvano Dominique Comvalius, cukup percaya diri tim kebanggaan masyarakat Bali bisa mengalahkan PSM di kandangnya.

Ia tak khawatir dengan kandang PSM yang dikenal "angker".

Super Sylvano menyebut Bali United bisa menang dengan skor cukup 1-0.

"Dan, berharap saya bisa mencetak satu gol kemenangan itu," kata Comvalius, kemarin.

Meski berharap mencetak gol, Comvalius mengatakan yang terpenting adalah bisa membawa Bali United menang di kandang PSM.

"Kemenangan yang utama," tegasnya.

Pada pertandingan pertama di Stadion Dipta, Gianyar, Serdadu Tridatu bermain sangat bagus dan menang dengan skor mencolok 3-0. "Tapi untuk pertemuan nanti, tidak akan mudah. Butuh kerja keras," kata pencetak 35 gol sementara di Liga 1 Indonesia ini.

Comvalius pun menyoroti khusus dua pemain PSM asal Belanda, Wiliam Pluim dan Marck Klok.

"Mereka pemain yang sangat bagus, dan juga punya Pelatih Albert Rene yang bagus. Tapi dalam game nanti tidak ada kata berteman," tegas striker asal Belanda ini.

Bali United bisa tampil dengan kekuatan penuh di Makassar. Marcos Flores sudah dipastikan pulih dari cedera.

Irfan Bachdim yang sempat bermasalah dengan kaki kanannya akibat benturan pada laga kontra Sriwijaya FC juga siap dimainkan.

"Masih sedikit sakit kaki kanan.Tapi saya bisa main lawan PSM Makassar," ujar Bachdim usai ikuti terapi di pinggir lapangan Trisakti, kemarin.

Bagaimana kalau Bali United hanya bermain imbang dengan PSM? Tentu kans Bali United menjadi lebih berat, tapi tetap terbuka peluangnya.

Jika seri, Bali United juga sudah mampu menyisihkan PSM dari persaingan. Kalau pun di laga terakhir sama-sama menang, poin akhir sama-sama 66, namun Serdadu Tridatu berhak unggul dari Tim Juku Eja karena menang head to head dan selisih gol.

Hanya Bhayangkara tetap jadi pesaing Bali United.

Syarat Bali United juara dengan poin akhir 66 adalah Bhayangkara maksimal hanya meraih sekali kemenangan dan dua kali kalah dari tiga laga sisanya.

Meski menatap laga "final", Pelatih Bali United Widodo C Putro tak ingin membebani pemainnya menghadapi dua laga sisa. Ia meminta pemainnya tetap enjoy namun tidak sampai kehilangan konsentrasi.

"Saya tidak ingin bikin pemain beban. Bermain lepas tapi disiplin taktikal," ujar Widodo, yang menyebut kunci untuk meraih poin lawan PSM adalah mental kuat.






sumber : tribun
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka