Dari Keputusan 'Kontroversial' PSSI, ‘Menang Dengan Perjuangan Lebih Mulia’ - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » , , » Dari Keputusan 'Kontroversial' PSSI, ‘Menang Dengan Perjuangan Lebih Mulia’

Dari Keputusan 'Kontroversial' PSSI, ‘Menang Dengan Perjuangan Lebih Mulia’

Written By Dre@ming Post on Rabu, 08 November 2017 | 11/08/2017 07:51:00 PM

Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro
Jajaran Offisial Bali United Marah Dengan Keputusan 'Kontroversial' Komdis PSSI Terkait Mitra Kukar

MANGUPURA - Perjuangan habis-habisan Bali United saat mengalahkan tuan rumah PSM dengan skor tipis 0-1 di Stadion Andi Matalata, Makasar pada Senin (6/10/2017) terasa sia-sia.

Kekecewaan Bali United muncul setelah adanya keputusan terbaru PSSI yang memberikan tambahan 2 poin gratis kepada tim Bhayangkara FC atas pertandingannya melawan Mitra Kukar pada tanggal 3 Nopember lalu.

Keputusan telat PSSI tersebut membuat kubu Bali United merasa sangat kecewa.

Bahkan staf pelatih, ofisial dan beberapa pemain yang ditemui BolaSport.com usai latihan Rabu (8/10/2017) pagi di Lapangan Trisakti Legian mengaku marah, resah dan menuding ada konspirasi besar dibalik keputusan tersebut.

"Sudah pasti kami kecewa sekali dengan keputusan PSSI ini. Ada apaan ini?. Kok baru sekarang. Padahal pertandingannya sudah lewat jauh hari. Lah. Masalah Persib saja belum ada keputusannya disangksi atau tidak. Ini malah lebih dahulu soal laga Mitra Kukar dengan Bhayangkara itu." ungkap I Made Pasek Wijaya, asisten pelatih Bali United. "Apa ada konspirasi dibalik itu?," tanya Eko Purdjianto, asisten pelatih Bali United yang lain.

Mitra Kukar disanksi komdis PSSI karena memainkan pemain mereka yang terkena akumulasi kartu merah, Mohamed Sissoko pada laga melawan Bhayangkara FC, Jumat (3/11/2017) lalu.

Berdasarkan surat PSSI no 112/L1/SK/KD-PSSI/X/2017 tanggal 5 November 2017, komdis PSSI memutuskan pertandingan ini berakhir untuk kemenangan Bhayangkara FC dengan skor 3-0 atas Mitra Kukar.

Surat yang ditanda-tangani Ketua Komdis PSSI, Asep Edwi Firdaus ini juga memutuskan Mitra Kukar dikenakan sanksi denda sebesar 100 juta Rupiah karena melanggar Pasal 55 Kode Disiplin PSSI.

Kado Pahit Dari Komdis PSSI Warnai Hari Ultah Pelatih Bali United, WCP: Semoga Bali United Mendunia!

MANGUPURA - Pelatih Bali United Widodo C. Putro tepat pada 8 November 2017, genap berusia 47 tahun.

Sang juru racik Bali United inipun punya performa yang membanggakan kala mengarsiteki tim berjuluk Serdadu Tridatu di musim kompetisi Liga 1 2017.

Mantan striker Timnas Indonesia di era 1996-an ini mengaku punya segudang harapan besar untuk sukses bersama tim berjuluk Serdadu Tridatu.

Tak hanya sukses dilevel nasional, pria kalem asal Cilacap, Jawa Tengah inipun berharap Bali United mampu menjadi klub besar yang bisa bersaing dilevel benua Asia hingga dunia.

“Mudah-mudahan Bali United bisa menjadi klub besar yang sangat profesional, baik di negeri sendiri maupun Asia bahkan Dunia...,” ucap Widodo C. Putro, Rabu (8/11/2017).

Kendati demikian, dihari spesialnya kali ini yang menginjak usia ke-47 seperti mendapatkan kado pahit jelang akhir kompetisi Liga 1.

Pasalnya, pria yang dikenal berkarakter kalem dan ramah inipun sempat mengungkapkan kekecewaannya atas sanksi Komdis PSSI terkait laga Mitra Kukar kontra Bhayangkara FC.

Keputusan Komdis PSSI tentunya sangat merugikan Bali United tersebut dinilai sangat aneh karena timnya tengah bersemangat memburu gelar juara Liga 1.

Bahkan iapun mempertanyakan, kronologis surat pengiriman Nota Larangan Bertanding (NLB) oleh Komdis PSSI yang belum diterima oleh Mitra Kukar.

Hal inilah yang memicu kekecewaan dan protes keras jajaran pelatih, pemain Bali United terhadap keputusan ‘terlambat’ Komdis PSSI.

“Katanya, surat sanksi untuk Sissoko dari Komdis tanggal 28 Oktober 2017. Tapi gak ada sampe ke Mitra. Dan ganjil nya lagi, surat NLB Mitra vs Bhayangkara itu tanggal 2 November 2017. Kalo gitu, sudah seharusnya Sissoko ada di NLB kan?,” ungkap WCP singkat.

Bali United Dibanjiri Dukungan dari Suporter Lain, ‘Menang dengan Perjuangan Lebih Mulia’

Keputusan Komdis PSSI dengan memberi 2 poin gratis untuk Bhayangkara FC tentunya membuat terkejut manajemen Bali United.

Padahal, laga sebelumnya Bali United berjuang habis-habisan untuk meraih poin.

Rasa kecewa tampak terlihat dari seluruh tim Bali United.

Dilansir BolaSport.com dari instagram @baliunitedfc, Bali Unitedsampaikan kalimat dalam sebuah foto yang menunjukkan kekecewaan," HARAPAN ITU MASIH ADA."

Unggahan tersebut mengundang simpati netizen dan dukungan semangat membanjiri kolom komentar akun Bali United.

Bahkan, netizen menyampaikan bahwa Bali United tetaplah juara bagi masyarakat Bali.

"Kalaupun tidak bisa menjadi juara di liga setidaknya bisa mejadi juara buat masyarakat bali! terima kasih @baliunitedfc," tulis akun @dewa.vije

"Menang dengan perjuangan itu lebih mulia, @baliunitedfc Raja tanpa mahkota," tulis akun @dewayudessyy.

Selain itu, dukungan untuk Bali United tidak hanya datang dari suporter Serdadu Tridatu, tetapi dari suporter lainnya juga.

"Tetap semangat Bali aku yakin kau pasti bisa. Madura bakal menjegal Bhayangkara. salam dari K-CONKmania," tulis akun @andriantowahid

"Saya pendukung Borneo FC sangat suport @baliunitedfc sang juara sesungguhnya..tidak akan bisa liga di Indonesia maju kalau di dalamnya penuh dengan mafia.. hanya di Indonesia aparat ikut dalam kompetisi yang bukan kompetisinya..lucu negri ini," tulis akun @herrijayahajji

"Saya pendukung Persija lebih rela piala itu jatuh ke Bali United! Klub baru tapi sangat profesional!" tulis akun @anandategarr

"Semoga bali yang juara.. ga reka rasanya klo club ga ounya suporter juara..salam dari saya #slemanfans," tulis akun @andresetya10








sumber : tribun
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka