Sempat Pro-kontra, Posko Pengungsi Marga Telah Ada Kamar Asmara - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » , , , » Sempat Pro-kontra, Posko Pengungsi Marga Telah Ada Kamar Asmara

Sempat Pro-kontra, Posko Pengungsi Marga Telah Ada Kamar Asmara

Written By Dre@ming Post on Senin, 23 Oktober 2017 | 10/23/2017 12:00:00 PM

TABANAN - Agar mereka tidak keluar posko hanya untuk melampiaskan hasrat biologis. Pembuatan kamar asmara atau bilik cinta untuk melampiaskan hasrat seksual pasangan pengungsi, sempat menuai pro-kontra. Namun Posko Pengungsian Marga, Tabanan, tepatnya Rumah Dinas Camat Marga, malah telah menyediakan kamar tersebut.

Kamar asmara itu berawal dari permintaan pasangan muda yang ingin memenuhi kebutuhan seksualnya. Sehingga petugas posko pun menyediakan satu kamar. Camat Marga I Gusti Agung Alit Adiatmika membenarkan hal tersebut. Jika di Pokso Marga telah disediakan kamar asmara sejak sepekan lalu. Kamar ini dulunya digunakan untuk tempat istirahat lengkap dengan kamar mandinya. Bahkan sebelumnya juga sebagai tempat penyimpanan logistik. "Kini logistik pengungsi dalam satu kamar itu kami pindahkan. Kamar itu kami gunakan untuk kamar asmara," ujarnya, Minggu (22/10).

Kata dia, penyediaan kamar asmara ini berawal dari ada pasangan muda di pengungsian kerap hilang saat sore hari. Hal itu diketahui saat diabsen petugas. Setelah dirembukkan bersama, para penghuni posko meminta untuk disediakan kamar asmara. "Kami pun menyediakan langsung kamar asmara ini, agar mereka tidak keluar posko hanya untuk melampiaskan hasrat biologis," imbuh Adiatmika.

Hanya saja apakah kamar asmara tersebut digunakan oleh para pengungsi, dirinya belum mengetahui. Karena setiap malam tidak mungkin mengecek ke dalam posko. Namun hanya melakukan penjagaan saja di luar posko untuk keamanan. "Intinya kami sediakan saja dulu, sebab pengungsi akan tinggal di posko dalam jangka waktu lama. Jika diperlukan silakan pakai," terangnya.

Kamar asmara tersebut berupa kamar tidur biasa lengkap dengan kasur dan kamar mandi malam. Biasanya, setiap pagi atau siang hari digunakan juga oleh anak-anak dan ibu-ibu untuk beristirahat. Pada bagian sisi kamar digunakan untuk tempat menaruh air mineral.

Pengungsi di Posko Marga 54 orang. Sedangkan, pengungsi tinggal di rumah warga sekitar 240 orang, sehingga total pengungsi di Kecamatan Marga 294 orang.

8 Fakta Bilik Asmara Pengungsi Gunung Agung

TABANAN- Tidak melulu soal logistik yang menjadi perhatian di posko pengungsi Gunung Agung, soal kebutuhan biologis juga mendapatkan perhatian, seperti urusan pribadi suami-istri.

Pihak pengelola posko pengungsi di Kecamatan Marga, Tabanan, Bali menyediakan tempat khusus untuk berhubungan intim bagi pasangan suami istri yang terdaftar sebagai pengungsi di posko tersebut.

Bilik asmara ini sengaja disediakan untuk memenuhi kebutuhan intim suami-istri di posko pengungsian.

Seperti apa bilik tersebut?

Berikut fakta-faktanya :

1. Bilik asmara di posko pengungsi hanya untuk pasutri yang terdaftar di posko tersebut.

2. Bilik asmara disediakan atas permintaan pengungsi pasangan muda.

3. Berupa sebuah kamar yang terletak di rumah dinas Camat Marga, Tabanan, Bali yang sebelumnya merupakan kamar Camat untuk beristirahat.

4. Terdapat sebuah tempat tidur, lengkap dengan sprei dan kelambu warna merah jambu.

5. Tempat itu juga digunakan untuk tempat penyimpanan logistik seperti air mineral, matras dan obat-obatan. Nengah Darmiasih membersihkan ranjang yang berada di bilik asmara, posko pengungsi Gunung Agung di Kecamatan Marga, Minggu (22/10/2017).

6. Namun seorang pengungsi, Nengah Darmiasih (47) asal Banjar Dlundungan, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangsem menyebutkan bilik asmara ini tak pernah digunakan.

7. Seorang pengungsi menyebutkan tak sempat memikirkan persoalan ranjang suami istri.

8. Kamar ini akhirnya digunakan untuk tempat tidur ibu-ibu dan anak.

Camat Marga, I Gusti Agung Alit Adiatmika menyebutkan, pihaknya memang menyediakan tempat untuk persoalan intim suami-istri di posko pengungsian yang disebutnya bilik asmara.

"Sudah sekitar seminggu kami sediakan (bilik asmara red), apakah digunakan atau tidak kami tidak pantau lagi, yang jelas kami fasilitasi saja. Mereka minta dan kami sediakan, kami juga faham urusan intim suami istri itu penting," ujarnya, Minggu (22/10/2017).

Hingga Minggu (22/10/2017) jumlah pengungsi di Posko Kecamatan Marga 54 orang. Pengungsi lain yang tinggal di rumah-rumah warga sebanyak 240 orang sehingga totalnya 294 orang.








sumber : NusaBali
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka