GA Telah Alami 3 Kali Gempa Tremor Non-Harmonic - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » , » GA Telah Alami 3 Kali Gempa Tremor Non-Harmonic

GA Telah Alami 3 Kali Gempa Tremor Non-Harmonic

Written By Dre@ming Post on Kamis, 12 Oktober 2017 | 10/12/2017 08:06:00 PM

Devy menjelaskan, tidak semua tremor seperti yang dialami Gunung Agung saat ini diikuti letusan kecuali jika terjadi terus-menerus. Gbr GA
AMLAPURA- Hasil analisis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), aktivitas Gunung Agung (GA) hingga Kamis (12/10/2017) masih tinggi.

Gunung Agung pun masih ditetapkan pada status Awas.

Berdasarkan hasil pengamatan pos pemantauan Gunungapi Agung di Desa Rendang pada pukul 12.00-18.00 wita, Kamis (12/10/2017) telah terjadi gempa tremor non-harmonik.

Berikut hasil pemantauan lengkapnya:

PERIODE PENGAMATAN: 12-10-2017 12:00-18:00 WITA

GUNUNGAPI

Agung (3142 mdpl), Karangasem, Bali

METEOROLOGI

Cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah tenggara dan barat. Suhu udara 26-30 °C dan kelembaban udara 85-89 %.

VISUAL

Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 50-200 m di atas kawah puncak.

KEGEMPAAN

■ Tremor Non-Harmonik

(Jumlah : 3, Amplitudo : 1.5-4 mm, Durasi : 80-140 detik)

■ Vulkanik Dangkal

(Jumlah : 100, Amplitudo : 2-5 mm, Durasi : 6-15 detik)

■ Vulkanik Dalam

(Jumlah : 150, Amplitudo : 4-7 mm, S-P : 1-2.5 detik, Durasi : 7-30 detik)

■ Tektonik Lokal

(Jumlah : 14, Amplitudo : 6-7 mm, S-P : 5-7 detik, Durasi : 35-90 detik)

Terkait hasil pengamatan tersebut, Kepala Sub-Bidang Mitigasi Pemantauan Gunungapi Wilayah Timur PVMBG Devy Kamil Syahbana mengatakan, tremor non-harmonic sering juga disebut Spasmodic Burst atau Spasmodic Tremor.

Gempa tersebut adalah rentetan beberapa gempa vulkanik dimana satu gempa muncul sebelum gempa sebelumnya selesai.

Ia mengatakan, secara fisis merefleksikan aliran fluida magmatik (gas, liquid atau solid).

Devy menjelaskan, tidak semua tremor seperti yang dialami Gunung Agung saat ini diikuti letusan kecuali jika terjadi terus-menerus.

Dirinya mengatakan, manifestasi permukaan bisa hanya berupa pelepasan gas atau asap ke permukaan.

Ia berharap, manifestasi permukaan hanya berupa gas dan asap saja sehingga tekanan di bawah cepat habis.












sumber : tribun
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka