Percabulan di Warnet, Pelajar Digerebek - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » » Percabulan di Warnet, Pelajar Digerebek

Percabulan di Warnet, Pelajar Digerebek

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 04 Mei 2013 | 5/04/2013 09:40:00 AM

Sabtu, 4 Mei 2013 09:39

Gbr Ist - "Kasus tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah saja, namun juga menjadi tanggung jawab keluarga, lingkungan dan pemerintah daerah," kata Badingah. 
Asyik Mesum di Warnet, Pelajar SMP dan SMA Digerebek

MAGETAN -  Sejumlah pasangan siswa SMP dan SMA, yang tengah asyik masyuk di bilik warung internet Milenium milik Ari Wibowo di Desa Genengan, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, digerebek polisi.

Mereka yang tertangkap basah itu, antara lain E siswi SMPN 1 Bendo, In siswi SMPN 1 Bendo, Ek siswi SMA, Sgt siswa SMPN 1 Bendo, Ju siswa SMPN 1 Bendo, dan Di lulusan SMA warga Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan.

"Razia yang kami lakukan itu berdasar, laporan warga, kalau warnet itu sering digunakan pelajar berbuat mesum saat bolos  sekolah," kata Kapolsek Kawedanan AKP Wukir Dwi S, Jumat (3/5/2013).

Tinggi, Tingkat Percabulan di Warnet Gunungkidul

Gunungkidul - Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan membuat peraturan bupati tentang bilik warung internet sebagai bentuk keprihatinan terhadap tingginya kasus percabulan di wilayah setempat.

Bupati Gunung Kidul, Badingah  Jumat (3/5/2013) mengatakan, kasus percabulan yang melibatkan pelajar sangat memprihatinkan, yang terakhir terjadi di wilayah Kecamatan Playen dengan  korban sejumlah anak di bawah umur.

"Kasus tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah saja, namun juga menjadi tanggung jawab keluarga, lingkungan dan pemerintah daerah," kata Badingah.  

Sebagai bentuk tanggung jawab, kata Badingah, Pemkab Gunung Kidul akan membuat peraturan mengenai bilik warnet yang sempat diutarakan oleh Divisi Pengorganiasasian Masyarakat dan Advokasi Yayasan Rifka Anisa Yogyakarta, yang menengarai warnet sering dijadikan tempat mesum.

"Kami akan segera siapkan peraturannya," kata dia.

Ia mengatakan, pembahasan mengenai substansi materi peraturan bupati terkait ketinggian bilik warnet, pemkab akan melibatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

"Peraturan ketinggian bilik ini diharapkan mampu menekan penyalahgunaan warnet. Menurut kami, warnet seharusnya dijadikan tempat mencari ilmu bukan tempat mesum atau melakukan tindakan asusila," kata Badingah.

Staf Bidang Usaha dan Pemasaran Wisata Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbudpar) Gunung Kidul Luthfi Setyo Nugroho mengatakan, jumlah warnet yang ada di Gunung Kidul sebanyak 81 tempat yang tersebar di 18 wilayah kecamatan.

"Jumlahnya bisa berkurang atau bertambah karena pertumbuhannya cepat," katanya.

Ia mengatakan, jumlah tersebut belum semuanya memiliki izin, hanya lima puluh persennya saja. "Kami akan melakukan pembinaan, untuk melengkapi izinnya," katanya.



Dre@ming Post______
sumber : tribun
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka