Korban Kejahatan Seks Pastur Kecewa pada Paus Benediktus XVI - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » » Korban Kejahatan Seks Pastur Kecewa pada Paus Benediktus XVI

Korban Kejahatan Seks Pastur Kecewa pada Paus Benediktus XVI

Written By Dre@ming Post on Selasa, 12 Februari 2013 | 2/12/2013 02:07:00 PM

Selasa, 12/02/2013 15:09

Paus Benediktus XVI - "Ini bukan masalah AS, ini masalah global," cetus Blaine seraya menekankan bahwa solusinya ada di tangan Paus Benediktus menjelang pengunduran dirinya pada 28 Februari mendayang.
Vatikan, - - Paus Benediktus XVI tiba-tiba saja mengumumkan pengunduran dirinya. Berbagai reaksi muncul atas keputusan pemimpin tertinggi Gereja Katolik itu. Bagi korban kejahatan seks yang dilakukan para pastur, Paus Benediktus memiliki catatan suram selama menjabat.

Paus dianggap tidak melakukan apapun untuk menghukum para pastur fedofil. Pengganti Paus nantinya diharapkan akan fokus pada memerangi kejahatan seks.

"Dia telah membuat statemen-statemen yang mulia. Tapi dia tidak menyesuaikan pernyataan tersebut dengan perbuatan atau tindakan. Di bawah kepemimpinannya, anak-anak tetap dalam bahaya,"
kata Barbara Blaine, pendiri dan presiden organisasi para korban kejahatan pastur di Amerika Serikat, Survivors Network of those Abused by Priests (SNAP) seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (12/2/2013).

Dalam beberapa tahun terakhir, Amerika Serikat dan Irlandia termasuk di antara beberapa negara yang diguncang skandal-skandal seks yang melibatkan pastur-pastur Gereja Katolik. Para petinggi gereja juga dituding menutup-nutupi kejahatan seks tersebut.

Bulan ini, Uskup Los Angeles, Jose Gomez atas perintah pengadilan, diharuskan merilis berkas-berkas mengenai kasus fedofilia yang melibatkan sekitar 100 pastur. Menurut badan US Conference of Catholic Bishops, sejak tahun 1950, lebih dari 6.100 pastur telah didakwa fedofilia. Sekitar 16 ribu korban telah diidentifikasi dan sekitar US$ 2,5 miliar telah dibayarkan untuk uang kompensasi atau pembayaran terapi rehabilitasi.

"Ini bukan masalah AS, ini masalah global," cetus Blaine seraya menekankan bahwa solusinya ada di tangan Paus Benediktus menjelang pengunduran dirinya pada 28 Februari mendayang.

"Dalam dua pekan mendatang ini, dia bisa mengambil langkah-langkah sederhana yang akan berdampak positif secara luas untuk melindungi anak-anak dan gereja kita di seluruh dunia," tutur Blaine.

Menurut Blaine, jika mau, Benediktus bisa mempublikasikan nama-nama pastur predator di Internet seperti yang telah dilakukan oleh 30 keuskupan Amerika, atau memerintahkan para uskup untuk melaporkan kasus-kasus kejahatan seks ke polisi.

"Saya sangat senang Paus mundur karena dia benar-benar tidak berbuat banyak soal kejahatan seks para pastur," cetus Robert Hoatson, presiden kelompok bantuan korban kejahatan seks, Road To Recovery.

"Paus mendatang harus menangani isu ini. Ini masalah paling penting karena menyangkut anak-anak, ini masalah dunia dan Paus harus membentuk kelompok pakar untuk menentukan apa yang harus dilakukan untuk menuntaskan masalah ini," tandasnya.


sumber : Kompas
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka