Bisnis Seks via Internet, WH Raup Rp 18 Juta Per Bulan - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » » Bisnis Seks via Internet, WH Raup Rp 18 Juta Per Bulan

Bisnis Seks via Internet, WH Raup Rp 18 Juta Per Bulan

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 09 Februari 2013 | 2/09/2013 07:22:00 AM

Sabtu, 9 Februari 2013 | 06:09

Modus Bisnis Seks yang Dijalankan WH via Internet

Gbr Ilustrasi - "Nah, dari beberapa paket itu ada beberapa macam tawaran, mulai dari yang paling murah hingga paling mahal. Semakin mahal semakin lengkap dan semakin nyaman fasilitasnya, wanitanya pun semakin cantik," katanya.
BANDUNG - Bisnis prostitusi via online yang dijalankan WH (28), mahasiswa salah satu universitas komputer di Bandung ini menggunakan website khusus. Sementara perempuannya didatangkan dari berbagai daerah di
Indonesia.

Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Komisaris Besar (Kombes) Pol Abdul Rakhman Baso didampingi Kasatreskrim Polrestabes Bandung Ajun Komisaris Polisi Besar (AKBP) Trunoyudo Wisnu Andiko, di Mapolrestabes Bandung, Jumat, (8/2/2013) mengatakan, ada ratusan wanita yang dipasarkan dalam bisnis esek-esek ini. Pelaku menekuni bisnis tersebut sejak pertengahan Desember 2012 lalu.

"Mereka itu didatangkan dari berbagai kota di Indonesia, seperti Bandung, Malang, Surabaya, Palembang, Semarang, Yogyakarta, Indramayu, pokoknya banyak. Bahkan sampai tingkat nasional. Jakarta juga ada," kata Abdul Rakhman di Mapolrestabes Bandung, Jumat (8/2/2013). Namun, wanita yang "dijual" itu belum diamankan, karena jarak yang sangat jauh.

Yudo menjelaskan, modus bisnis yang dikelola WH, yakni pelanggan terlebih dahulu memesan paket wanita yang fotonya dipajang di website www.cewekbisyar.com (kini sudah ditutup). 

Namun sebelumnya, calon pelanggan harus melakukan registrasi untuk mendapatkan akses login ke website tersebut. Ada beberapa paket yang ditawarkan seperti silver, medium dan gold.

"Nah, dari beberapa paket itu ada beberapa macam tawaran, mulai dari yang paling murah hingga paling mahal. Semakin mahal semakin lengkap dan semakin nyaman fasilitasnya, wanitanya pun semakin cantik," katanya.

"Nomor kontak si pelaku (WH, red) pun disediakan di situ. Setelah si pelanggan menghubungi, si pelaku langsung menghubungkan dengan wanita yang dipilih si pelanggan. Setelah proses transaksi selesai, wanita dan si pelanggan langsung janjian di suatu tempat," katanya.

Kepada polisi, WH mengaku menjalankan bisnis tersebut sendirian. Meski begitu, Yudo meyakini masih ada jaringan prostitusi online yang masih berkeliaran.

"Sampai saat ini kami masih melakukan penyelidikan, ditakutkan bisnis seperti demikian masih berkeliaran di luar sana," tegasnya.

Dari tangan WH, polisi menyita beberapa barang bukti, yakni 1 buah laptop, 3 buah telepon seluler, 2 buah rekening bank yang diduga untuk melakukan transaksi, dua buah kartu memori serta alat bantu seks.

Sebelumnya diberitakan, WH (28), mahasiswa lulusan salah satu universitas komputer ditangkap karena diduga menjalankan bisnis esek-esek via online. Tersangka ditangkap di rumah salah satu rekannya, Gang Masjid, Jalan Mochamad Toha, Bandung, Kamis (7/2/2013). Penangkapan WH dipimpin oleh Wakasatreskrim Polrestabes Bandung, Komisaris Polisi (Kompol) Agung Masloman.

Bisnis Seks via Internet, WH Raup Rp 18 Juta Per Bulan

BANDUNG - Selama menjalankan bisnis seks via internet di Bandung, WH (28) meraup uang Rp 18,6 juta lebih per bulan. Hal itu diungkapkan Kepala Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Bandung Komisaris Besar (Kombes) Pol Abdul Rakhman Baso di Mapolrestabes Bandung, Jumat (8/2/2013).

"Iya, dalam sebulan pelaku raup untung Rp 18,6 juta, bahkan sampai lebih," jelas Abdul Rakhman menjawab pertanyaan wartawan tentang omzet bisnis seks via online.

Menurutnya, website WH ramai dikunjungi calon "pembeli", dan telepon selularnya setiap waktu ada yang menghubungi. "Dari satu cewek, pelaku menarik untung Rp 700 ribu sampai jutaan," katanya.

Abdul Rakhman menjelaskan, modus yang dijalankan pria ini, yaitu pelanggan memesan paket wanita setelah melihat fotonya di web yang dikelola WH, yakni, www.cewebisyar.com.

Sudah ada 5.000 orang yang membuka situs tersebut, namun yang aktif cuma 2.000 member nontransaksi dan 30 member yang sudah melakukan transaksi. Pelanggan sebelumnya melakukan registrasi agar mempunyai member pelanggan. Ada beberapa paket yang ditawarkan, misalnya, silver, premium dan gold.

"Nah, dari beberapa paket itu ada beberapa macam tawaran, mulai dari yang paling murah hingga paling mahal. Semakin mahal semakin lengkap dan semakin nyaman fasilitasnya, wanitanya pun semakin cantik," katanya.

"Nomor kontak si pelaku (WH, red) pun disediakan di situ (situs, red). Setelah si pelanggan menghubungi, WH langsung menghubungkan dengan wanita yang dipilih pelanggan. Setelah proses transaksi selesai, wanita dan si pelanggan langsung janjian di suatu tempat," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ada ratusan wanita yang dipasarkan dalam bisnis haram itu. Pelaku menekuni bisnis tersebut sejak pertengahan Desember 2012 lalu.

Para perempuan itu didatangkan dari berbagai kota di Indonesia, seperti Bandung, Malang, Surabaya, Palembang, Semarang, Yogyakarta, Indramayu, pokoknya banyak. Bahkan sampai tingkat nasional. (Dari) Jakarta juga ada," kata Abdul. Namun, para wanita yang dijajakan WH belum diamankan, karena jarak yang sangat jauh.

Kepada polisi, WH mengaku menjalankan bisnis seks itu sendirian. Meski begitu, Abdul Rakhman meyakini masih ada jaringan prostitusi online yang masih berkeliaran. "Sampai saat ini kami masih melakukan penyelidikan, ditakutkan bisnis seperti demikian masih berkeliaran di luar sana," tegasnya.

 
sumber : kompas
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka