Sering 'Ditampar' Senapan, Payudara Tentara Jerman Membesar - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » » Sering 'Ditampar' Senapan, Payudara Tentara Jerman Membesar

Sering 'Ditampar' Senapan, Payudara Tentara Jerman Membesar

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 26 Januari 2013 | 1/26/2013 07:24:00 AM

Sabtu, 26/01/2013 07:09

"'Menamparkan' senapan berulang kali ke dada sisi kiri selama latihan dapat merangsang kelenjar untuk memproduksi hormon, yang menciptakan efek (pembesaran) pada salah satu sisi payudara," jelas Profesor Bjorn Krapohl, seperti dilansir Huffingtonpost, Jumat (25/1/2013).
Jakarta, Ukuran payudara semakin besar tentu akan membahagiakan bagi kaum hawa, karena organ tersebut dianggap paling seksi di tubuhnya. Tapi apa jadinya jika payudara yang membesar adalah milik pria dan seorang tentara yang harusnya terlihat jantan?

Sebuah laporan militer baru telah diterbitkan dalam jurnal German Medical Science dan ditemukan bahwa puluhan tentara pria di unit Wachbataillon mengalami
pembesaran payudara.

Direktur bedah plastik di rumah sakit militer di Berlin, Profesor Bjorn Krapohl, mengatakan kondisi tersebut kemungkinan terjadi karena latihan yang mereka lakukan.

Seperti diketahui dalam sebuah rekaman latihan, tentara Jerman memang tampak sangat sering menghentakkan senapan dengan cukup keras di sisi kiri payudaranya.

"'Menamparkan' senapan berulang kali ke dada sisi kiri selama latihan dapat merangsang kelenjar untuk memproduksi hormon, yang menciptakan efek (pembesaran) pada salah satu sisi payudara," jelas Profesor Bjorn Krapohl, seperti dilansir Huffingtonpost, Jumat (25/1/2013).

Setidaknya 35 tentara telah mengalami pembesaran payudara, yang disebut dengan one-sided gynecomastia. Kondisi ini mendorong para pejabat militer Jerman untuk mempertimbangkan mengubah cara latihan batalion.

Gynecomastia adalah pertumbuhan abnormal pada payudara pria. Hal ini berhubungan dengan pertumbuhan jaringan payudara. Kondisi ini mungkin terjadi pada salah satu atau kedua payudara.

Fenomena ini umum terjadi pada masa puber. Setengah dari laki-laki mengalami pembesaran pada salah satu atau kedua payudara di masa ini. Pembesaran payudara ini cenderung bersifat sementara.

Prinsip pengobatan tergantung dari penyebab gangguan ini. Jika pembesaran karena pubertas mungkin tidak perlu perawatan khusus. Namun jika penyebab pembesaran karena penyakit atau kondisi tertentu, maka perlu perawatan medis.



sumber : detik
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka