Ibunda R Pasrah Jika Pemerkosa Anaknya Orang Dekat - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » » Ibunda R Pasrah Jika Pemerkosa Anaknya Orang Dekat

Ibunda R Pasrah Jika Pemerkosa Anaknya Orang Dekat

Written By Dre@ming Post on Minggu, 13 Januari 2013 | 1/13/2013 02:29:00 PM

Minggu, 13 Januari 2013 14:19

Gbr Ilustrasi - "Informasinya sudah mengerucut ke dua nama. Dan dua nama itu adalah orang dekat keluarga dan korban. Untuk itu, kami lakukan terapi kejiwaan khususnya pada orangtua korban, agar siap menerima apapun yang terjadi dan siap menerima siapapun pelakunya," kata Arist.
JAKARTA - Asri (50), ibunda R (10), bocah perempuan yang koma karena alat kelaminnya rusak berat dan meninggal di RSUP Persahabatan, mengaku pasrah dan siap menerima jika pelaku pemerkosaan
terhadap anak bungsunya adalah orang dekat atau bahkan anggota keluarga mereka selama ini.

Namun Asri tetap tak percaya, mengapa ada orang yang tega melakukan pemerkosaan terhadap R. Hal itu diungkapkan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait, kepada Warta Kota (Tribunnews Network), Sabtu (12/1/2013) usai melakukan therapy psiko social kepada orangtua Rs, Asri dan Sunoto serta anggota keluarganya.

"Saya tanya ke ibunya, kalau ternyata pemerkosa Rs, adalah orang dekat yang ibu kenal, ibu harus sabar. Dia bilang ya kalau begitu mau bagaimana lagi," kata Arist.

Menurut Arist, sampai saat ini polisi belum menetapkan siapa tersangka pelaku pemerkosaan Rs. Namun menurutnya, apa yang dilakukan polisi sudah on the track dan sangat baik.

"Informasinya sudah mengerucut ke dua nama. Dan dua nama itu adalah orang dekat keluarga dan korban. Untuk itu, kami lakukan terapi kejiwaan khususnya pada orangtua korban, agar siap menerima apapun yang terjadi dan siap menerima siapapun pelakunya," kata Arist.

Arist berharap, saat polisi menetapkan tersangka pemerkosa R, orangtua korban atau keluarga korban, secara kejiwaan siap sehingga tidak menimbulkan masalah baru keluarga mereka. Menurut Arist hal ini sangat penting, karena keluarga sudah sangat lelah dengan apa yang terjadi pada mereka.

"Dan merekapun sangat berduka dengan meninggalnya putri bungsu mereka yang sangat mereka cintai," kata Arist.

Arist menjelaskan, saat ini keluarga juga mengaku tak tahu mengapa salah seorang kakak kandung Rs, yakni R (22) bolak-balik dimintai keterangan oleh polisi. Asri ibunda Rs, saat ditemui Warta Kota, Sabtu sore, di rumahnya di Pulogebang, mengaku tak tahu mengapa polisi selalu membawa R, kakak kandung Rs, kembali ke kantor polisi untuk diperiksa.

"Semuanya saya serahin ke polisi," kata Asri.

Menurut Asri, kakak Rs, R, memang sangat dekat dengan Rs. Bahkan R selama ini menjadi tulang punggung keluarga dengan bekerja sebagai kuli bangunan. Pasangan Asri dan Sunoto (54) yang bekerja sebagai pemulung memiliki enam orang anak dimana Rs adalah anak bungsu.

Dari enam anak mereka, tiga anak pertama mereka sudah menikah dan tinggal terpisah bersama keluarganya.

"Jadi yang tinggal di rumah, ya Rs sama dua kakaknya," kata Asri.

Dua kakak Rs yang masih tinggal seatap dengan Asri adalah Sumitri (14), kakak perempuan Rs dan R (22). Sumitri duduk di bangku SMP, sementara R bekerja sebagai kuli bangunan. Walau bekerja, diakui Asri, setiap hari R selalu pulang ke rumah.


sumber : tribun
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka