Wanita Ini Diaborsi Pakai 3 Batang Kayu - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » » Wanita Ini Diaborsi Pakai 3 Batang Kayu

Wanita Ini Diaborsi Pakai 3 Batang Kayu

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 15 Desember 2012 | 12/15/2012 12:56:00 AM

Sabtu, 15 Desember 2012 01:09 

ist
TIMOR TENGAH UTARA - PK (31), perempuan yang hamil akibat berselingkuh dengan tetangganya, YPT (36), warga Desa Lanaus, Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, melakukan aborsi di seorang dukun berinisial BK (70). Sang dukun membantu aborsi PK dengan tiga
batang kayu berukuran kecil.

Fakta tersebut disampaikan Kapolres TTU AKBP I Gede Mega melalui Kasubaghumas Ipda Sefnat SY Tefa, kepada Kompas.com, Jumat (14/12/2012).

"Pada saat PK dibawa ke Puskesmas Maubesi, Insana Tengah, kondisinya mengalami pendarahan yang hebat sehingga terpaksa dengan dibantu bidan. PK langsung melahirkan dan di tubuh bayi terdapat tiga batang kayu kecil dengan panjang 0,8 cm. Diduga kuat kayu tersebut yang digunakan dukun untuk membunuh orok itu," kata Sefnat.

Lanjut Sefnat saat ini tiga orang telah ditahan di Polsek Insana. Sementara PK sendiri dirawat secara intensif di rumah sakit susteran Kiupukan. Jika sudah sembuh, PK akan ditahan karena perannya sebagai tersangka utama. Perempuan ini akan dijerat Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002, pasal 80 ayat 3, subsider pasal 346 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun.

Sebelumnya diberitakan, karena ditinggal merantau oleh suaminya AB (32) ke Malaysia selama tiga tahun, PK (31), warga Desa Lanaus, Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, menjalin hubungan asmara gelap dengan tetangganya, YPT (36). Tak hanya itu, PK pun hamil empat bulan akibat hubungan itu.

Mendapati kehamilannya, pasangan selingkuh itu lalu mendatangi seorang dukun, BK (70), di Kampung Banamlaat untuk melakukan aborsi. Sebelumnya, bersamaan dengan kehamilan PK, suaminya yang ada di Malaysia menelepon PK untuk segera mengikutinya ke Malaysia, 15 Desember 2012 esok.

Dengan bermodal uang Rp 300.000, YPT mendatangi rumah sang dukun untuk melakukan aborsi atas petunjuk ML, tetangga YPT. "Setelah dikasih ramuan oleh sang dukun, PK mengalami pendarahan sehingga selama beberapa hari dia tidak keluar rumah hingga akhirnya bidan desa mendatangi PK dan membawanya ke puskesmas. Sampai di puskesmas, terbongkarlah kedok PK kalau pendarahan itu akibat aborsi lantaran PK melahirkan seorang orok yang sudah dalam keadaan meninggal," ungkap Sefnat.

Informasi tentang PK yang melakukan aborsi akhirnya sampai ke telinga keluarga suaminya. Tak berselang lama, kasus itu pun dilaporkan ke Polsek Insana oleh Yakobus Neno yang mewakili keluarga sang suami. Hingga saat ini polisi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, yaitu PK, YPT, ML, dan BK.

sumber : tribun
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka