Oknum Polisi Paksa Siswa SMK Pose Bugil - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » » Oknum Polisi Paksa Siswa SMK Pose Bugil

Oknum Polisi Paksa Siswa SMK Pose Bugil

Written By Dre@ming Post on Rabu, 12 Desember 2012 | 12/12/2012 08:00:00 AM

Rabu, 12 Desember 2012 08:09

ist
WAINGAPU -- Bunga (bukan nama sebenarnya), siswi kelas tiga pada salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Senin (10/11/2012) malam dipaksa pose oleh oknum polisi.

Kejadian bermula dari beredarnya sebuah pose bugil mirip Bunga di daerah itu sejak Sabtu (9/12/2012). Kepada Pos Kupang, di kediamannya, Senin (10/11/2012), orang tua korban, Abraham Djoh, mengatakan, Aleksander mendatangi rumahnya di RT 22, Kelurahan Kambaniru, Kecamatan Kambera.

Saat itu, oknum yang dimaksud mengaku sebagai petugas kepolisian yang sedang menjalankan tugas dan ingin melakukan pemeriksaan terhadap Bunga. Pemeriksaan dilakukan menyusul beredarnya sebuah
gambar bugil yang mirip wajah Bunga di Waingapu.

Permintaan si oknum disetujui Abraham Djoh. "Waktu saya bilang, kalau pak sudah omong seperti itu kami mau bilang apa karena memang itu anak kami," katanya.

Ia kemudian meminta izin kepada orang tua korban untuk berbicara empat mata dengan Bunga. Syaratnya, pembicaraan mereka tidak boleh disaksikan oleh orang lain. Selain itu, proses pemeriksaan harus dilakukan ruang tertutup.

"Pertama saya persilakan untuk omong dengan anak saya di lopo tapi Pak Polisi itu tolak. Saya persilakan lagi di ruang tamu tapi dia juga tidak mau dan harus di dalam kamar anak saya," jelasnya.

Setelah meminta persetujuan kepada Bunga, lanjutnya, akhirnya ia mengizinkan oknum polisi itu untuk memeriksa anaknya di dalam kamar. Kurang lebih 30 menit kemudian, Bunga berlari ke luar dari kamar sambil menangis.

Bunga mengadukan perlakuan kanit tipikor tersebut kepada orang tuanya. "Tadi waktu keluar dari kamar itu lari datang peluk saya terus menangis ketakutan. Anak ini bilang, bagaiman papa saya ini di paksa untuk foto telanjang dan dia bilang jangan kasih tau siapa-siapa? " katanya.

Tidak terima anaknya diperlakukan demikian, Abraham naik pitam dan marah. Ia langsung bertanya kepada oknum polisi itu, apa yang sudah dilakukan terhadap anaknya.

"Saya tanya kenapa harus tutup kamar dan suruh saya punya anak seperti begitu. Terus dia langsung minta maaf dan mengaku salah," katanya.

Informasi yang dihimpun Pos Kupang di lokasi tersebut, menyebutkan, pelaku saat itu sempat dikepung oleh warga. Namun akhirnya berhasil melarikan diri dari amukan massa yang tidak terima dengan kasus dugaan pelecehan seksual terhadap Bunga.

Pada Senin, pukul 23.30 Wita, Kasat Serse Polres setempat, Iptu Faisal Fatse, bersama dua anggotanya mendatangi rumah korban. Para petugas kepolisian ini sempat berselisih pendapat dan beradu mulut dengan keluarga korban sebelum meninggalkan lokasi tersebut.

Kasubag Humas Polres Sumba Timur, Muhamad Benge, saat di konfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (11/12/2012), mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait kasus dugaan pelecehan seksual tersebut.
" Semua tergantung pimpinan dan kalau terbukti melakukan pelecehan seksual akan diproses sesuai aturan yang berlaku," tandasnya.



Dre@ming Post______
sumber : tribun
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka