Teroris Poso, Terjadi Baku Tembak di Perbatasan Makassar-Maros - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » » Teroris Poso, Terjadi Baku Tembak di Perbatasan Makassar-Maros

Teroris Poso, Terjadi Baku Tembak di Perbatasan Makassar-Maros

Written By Dre@ming Post on Senin, 12 November 2012 | 11/12/2012 06:56:00 AM

Senin, 12/11/2012 06:09

Pelaku Pelempar Bom ke Gubernur Sulsel Jaringan Teroris Poso

Polisi dengan senjata lengkap bersiaga di ujung Dusun Tamanjeka, Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Rabu (7/11/2012). Sebanyak 200 personel gabungan TNI Polri selama tiga hari menyisir pegunungan Kalora untuk mencari sejumlah terduga teroris dan bahan-bahan peledak yang diduga masih disembunyikan.
Makassar - Pihak Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) mencurigai pelaku pelemparan bom ke arah Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, merupakan bagian dari jaringan teroris Poso, di Sulawesi Tengah. Polisi masih menyelidiki pelaku lainnya.

"Jenis bom merupakan high explosive, yang berisi bubuk TNT seberat 200 gram dan detonator, mirip dengan rangkaian bom yang sering dibuat oleh pelaku teroris Poso," ujar Kabid Humas Polda Sulsel AKBP Endi Sutendi dalam keterangan persnya di Mapolrestabes Makassar, Minggu (11/11/2012).



Dari tangan pelaku yang bernama Al (25 tahun), polisi juga menemukan sepucuk pistol jenis revolver dan 5 buah peluru kaliber 38 mm. Dari hasil pemeriksaan pelaku berasal dari Dusun Kadotanete, Kec. Mambi, Kab. Mamasa, Sulawesi Barat. Pelaku saat ini diamankan di sel tahanan Mapolrestabes Makassar.

Hingga saat ini polisi masih melakukan pengembangan untuk mengurai jaringan teror yang mulai masuk ke Makassar. Polisi mengidentifikasi dua pelaku lainnya, yang ikut menemani Awaluddin saat melakukan aksinya melempari Gubernur Sulsel saat menghadiri Jalan Santai Komandan dalam peringatan HUT Golkar ke-48, di depan Monumen Mandala, Makassar.

Sementara itu dilaporkan terjadi baku tembak antara anggota Densus 88 dengan pihak yang diduga teroris di Kec. Moncongloe, perbatasan Maros-Makassar.

Terjadi Baku Tembak di Perbatasan Makassar-Maros


MAKASSAR - Aparat kepolisian dari Brigade Mobil (Brimob) Polda Sulsel dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror dikabarkan terlibat baku tembak dengan kelompok teroris di Moncongloe, perbatasan Makassar-Maros, Minggu (11/11/2012) petang.

Terduga teroris berjumlah lebih dari satu orang. Menurut informasi yang dihimpun, baku tembak ini terjadi saat Brimob Polda Sulsel melakukan pengembangan terhadap pelaku pelemparan bom pipa kepada Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Minggu (11/11/2012) pagi.

Pengejaran terhadap tersangka lainnya berdasarkan keterangan tersangka Awaluddin (25) yang tertangkap massa saat melakukan aksinya.

Aksi baku tembak ini dibenarkan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Endi Sutendi saat dihubungi telepon selularnya.

"Iya benar, anggota kami sempat kontak senjata dengan orang yang diduga teroris," singkat mantan Wakil Kepala Polrestabes Makassar ini.

Sebelumnya, Syahrul Yasin Limpo lolos dari lemparan bom pipa berdaya ledak tinggi (high explosive) oleh tiga pelaku yang di antaranya bernama Awaluddin (25).

Pelemparan ini terjadi, saat Syahrul sedang bernyanyi di panggung dalam rangka gerak jalan santai HUT Partai Golkar di depan Monumen Mandala, Jl Jendral Sudirman yang dihadiri 160.000 peserta, Minggu (11/11/2012) pagi.

Awaluddin yang berdomisili di Jl Sultan Alauddin No 259 juga tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Bahasa Arab dan Studi Islam Universitas Ma'had Al Birr yang merupakan mantan mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.

Dalam aksinya, Awaluddin ditemai dengan rekannya bernama Lukman Rahim yang juga ditemukan identitasnya dari KTP yang tercecer. Lukman beralamat di Jl Tambasa 3 Perdos Blok AB 15, RT 005, RW 006, Kelurahan Tamalarea Jaya, Kecamatan Tamalanrea. Sementara orang ketiga bernama Kristin Markutius yang identitasnya tertera di STNK kendaraan beralamat Jl Mahoni 123, RT 9, RW 5, Kelurahan Kassi-kassi, Kecamatan Manggala, Makassar.

Dari tangan pelaku Awaluddin, polisi menyita sepucuk pistol jenis revolver kaliber 38 dengan lima butir amunisinya, 1 buah pipa nylon kecil bersumbu, sebuah dompet serta uang tunai Rp 650 ribu.

Pelaku sempat menjadi bulan-bulanan massa, namun berhasil diamankan ke Pos keamanan RS Pelamonia sebelum digiring ke Polrestabes Makassar.



sumber : kompas, detik
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka