Terlalu! 2 Perawat Cabuli Pasien Stroke Berumur 98 Tahun - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » » Terlalu! 2 Perawat Cabuli Pasien Stroke Berumur 98 Tahun

Terlalu! 2 Perawat Cabuli Pasien Stroke Berumur 98 Tahun

Written By Dre@ming Post on Selasa, 13 November 2012 | 11/13/2012 06:52:00 AM

Selasa, 13 November 2012 06:09

San Diego, Dua perawat pria di San Diego kepergok melakukan tindakan tercela kepada seorang pasien wanita berusia 98 tahun yang tengah mengalami stroke. Dalam rekaman video, keduanya melakukan tindakan tak senonoh kepada nenek-nenek tak
berdaya tersebut.

Rekaman video menunjukkan kedua perawat yang mengenakan seragam biru saling membelai satu sama lain lalu menyentuh tangan dan wajah pasien yang terbaring lemah di tempat tidur. Dalam rekaman video lainnya, salah seorang perawat menaruh tangan pasien berusia lanjut itu ke dalam celananya.

Yang mengejutkan, video ini sebenarnya telah direkam di rumah pasien beberapa tahun lalu. Keluarga pasien memang memasang kamera keamanan di rumahnya untuk mengawasi perawatan yang diberikan perusahaan swasta bernama AMS Home Care Solutions selama 12 jam. Entah mengapa baru sekarang kasus ini terungkap.

"Apa yang mereka lihat adalah hal yang mengerikan. Ini adalah tindakan yang tak disangka-sangka," kata pengacara keluarga pasien, William Berman seperti dilansir Medical Daily, Senin (12/11/2012).

Kedua perawat tersebut disewa dengan biaya $1.300 atau sekitar Rp 12,5 juta per hari. Pasien wanita yang tidak disebutkan namanya tersebut tengah mengalami lumpuh. Meskipun demikian, ia masih dalam keadaan sadar dan tidak dapat meminta pertolongan.

Pejabat kesehatan California telah mencabut izin kerja kedua perawat bernama Russel Torralba dan Alfredo V. Ruiz tersebut. Russ Heimerich, juru bicara Department of Consumer Affairs mengatakan bahwa video tersebut menunjukkan perilaku yang sangat mengerikan.

"Saya tidak tahu apakah kita pernah memiliki kasus dengan video seperti ini. Kami tengah berupaya bekerja untuk menyelidikinya," kata Heimerich.

Kedua perawat tersebut kini dilarang bekerja di tempat penyedia layanan kesehatan, namun masih diperbolehkan bekerja di rumah sakit sambil menunggu hasil penyelidikan yang direncanakan keluar minggu depan.


sumber : detik
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka