Daud Kei Diperiksa Sebagai Saksi Terkait Penusukan Ahmad di Kemang - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » » Daud Kei Diperiksa Sebagai Saksi Terkait Penusukan Ahmad di Kemang

Daud Kei Diperiksa Sebagai Saksi Terkait Penusukan Ahmad di Kemang

Written By Dre@ming Post on Selasa, 20 November 2012 | 11/20/2012 01:39:00 AM

Senin, 19 November 2012 02:09

Pelaku penusukan Ahmad Zaedani Noor (38) di Cafe 999 Kemang, Jakarta Selatan
Jakarta - Penyidik Reserse Mobile Ditreskrimum Polda Metro Jaya memeriksa Daud Kei terkait penusukan Ahmad Zaedani Noor (38) di Kafe 999 Kemang, Jakarta Selatan. Daud Kei diperiksa sebagai saksi
dalam kasus tersebut.

"Iya, dia diperiksa sebagai saksi saja karena saat kejadian ada di situ," kata Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan kepada detikcom, Senin (19/11/2012).

Herry menambahkan, Daud Kei juga dikonfirmasi terkait hubungannya dengan ketiga tersangka yang sudah ditangkap polisi.

Sementara itu, Daud Kei yang dikonfirmasi secara terpisah mengakui pemeriksaan terhadapnya itu yang dilakukan pada Senin siang tadi.

"Iya tadi saya diperiksa, sebagai saksi. Tetapi saya tidak tahu kejadian itu," kata Daud.

Daud mengakui, pada malam kejadian itu, ia berkunjung ke Cafe 999 bersama kelompoknya. Ketika itu, ada sekitar 15 orang lebih yang datang ke cafe tersebut dengan menumpang 3 unit mobil.

"Ya biasalah kalau di cafe itu, minum-minum. Adik-adik saya minum (para pelaku dkk) dan saya juga minum," kata dia.

Daud juga mengetahui tiga pelaku yang ditangkap petugas Resmob Polda Metro Jaya, sempat berjumpa dengannya dan minum-minum bareng. Namun berselang beberapa jam kemudian, para pelaku keluar lebih dulu dari kafe tersebut.

"Mereka turun duluan, sedangkan saya masih di atas. Saya juga tahunya belakangan, sore harinya ketika adik-adik saya (para pelaku-red) dibawa polisi," jelas Daud.

Bukti ketidakterlibatannya itu juga diamini oleh pekerja kafe. "Pengelola kafe juga katakan, memang betul saya keluar kafe setelah kejadian. Jadi saya tidak tahu kejadian itu," katanya.

Meski dirinya tidak terlibat, Daud meyakini bahwa kejadian itu murni kesalahpahaman. Kejadian tersebut, kata dia, murni karena spontanitas para pelaku. Ia mengatakan, para pelaku terlibat perkelahian karena korban yang memulai.

"Itu tidak ada rekayasa atau diada-adain. Mereka tidak akan melakukan itu kalau tidak dipukuli lebih dulu oleh korban," kata dia.

Walaupun demikian, Daud menyayangkan tindakan para pelaku. Menurutnya, perkelahian itu tidak perlu terjadi apalagi sampai menghilangkan nyawa orang lain.

"Peristiwa ini saya sesalkan. Sebelum dibawa sama polisi juga saya pukuli adik-adik saya, mereka sudah mengambil nyawa orang lain itu tindakan yang tidak benar," tutupnya.

Ahmad dikeroyok sekelompok pria setelah berpesta di Cafe 999 Kemang, Jakarta Selatan pada Minggu (18/11) dini hari kemarin. Ia kemudian ditusuk setelah sebelumnya terjadi perkelahian dengan korban. Polisi menyebut, aksi ini dipicu lantaran pelaku tersinggung dengan ucapan korban dan menolaknya bersalaman.

Senin (19/11) dini hari, petugas kemudian menangkap tiga tersangka berinisial I.M, M.D dan M.R. Ketiganya dijerat dengan Pasal 170 ayat (3) huruf e KUHP tentang pengeroyokan.



sumber : detik
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka