Badai Sandy, Obama: Jika Diminta Mengungsi, maka Mengungsilah - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » » Badai Sandy, Obama: Jika Diminta Mengungsi, maka Mengungsilah

Badai Sandy, Obama: Jika Diminta Mengungsi, maka Mengungsilah

Written By Dre@ming Post on Selasa, 30 Oktober 2012 | 10/30/2012 07:08:00 AM

Selasa, 30 Oktober 2012 | 06:09

Obama: Jika Diminta Mengungsi, maka Mengungsilah

Presiden AS Barack Obama memberikan peringatan kepada jutaan warga AS di kawasan yang akan dihantam badai Sandy
WASHINGTON DC - Presiden AS Barack Obama memberikan peringatan kepada jutaan warga AS di kawasan yang akan dihantam badai Sandy, Senin (29/10/2012) waktu setempat.

Meskipun persediaan makanan, air bersih, dan pembangkit listrik sudah disiapkan pemerintah, Obama mengingatkan dampak bencana ini bisa sangat buruk dengan kemungkinan terputusnya aliran listrik dan
transportasi dalam jangka waktu yang lama.

"Tolong dengarkan pemerintah negara bagian Anda dan pejabat lokal. Jika mereka perintahkan Anda untuk mengungsi, maka mengungsilah. Jangan menunda, jangan berhenti, jangan mempertanyakan instruksi mereka, sebab ini (Sandy) adalah badai yang sangat kuat," kata Obama dalam pidatonya.

Obama menyampaikan pidatonya di Gedung Putih, hanya delapan hari menjelang pemungutan suara pada 6 November mendatang. Beberapa jam sebelumnya, Obama memutuskan untuk membatalkan kampanye di Florida dan kembali ke Washington DC.

Dia menolak menjawab pertanyaan seputar dampak badai ini ke kampanyenya. Obama menegaskan saat ini prioritas utamanya adalah keselamatan warga.

Obama mengatakan dia sudah berbicara dengan para gubernur yang wilayahnya kemungkinan besar akan terimbas hantaman badai Sandy.

"Sudah ada koordinasi yang sangat erat di antara berbagai level pemerintahan," Obama menggambarkan kesiapan pemerintah menghadapi bencana ini.

Meski demikian, Obama tetap menegaskan bahwa dampak bencana ini tak akan mudah ditanggulangi.

"Warga harus mengantisipasi bahwa listrik akan terputus untuk waktu yang cukup lama. Demikian pula transportasi," ujarnya.

"Pemerintah memastikan, warga bisa memperoleh pasokan makanan, air bersih, dan generator," tambahnya.

Badai Sandy yang akan menghantam pesisir timur AS ini diperkirakan memengaruhi setidaknya 50 juta orang dan beberapa kawasan paling padat penduduk di AS.

Badai Sandy, Topik Terpopuler di Jejaring Sosial

NEW YORK - Badai Sandy yang menghantam pesisir timur AS menjadi topik paling favorit di situs jejaring sosial, Facebook dan Twitter. Nama bada Sandy terus diulang saat pengguna Facebook dan Twitter mengunggah kabar terbaru mereka untuk kerabat dan keluarga.

Hingga Senin (29/10/2012) siang waktu AS, sudah terdapat 233.000 foto bertema badai Sandy di Instagram, situs berbagao foto milik Facebook. Sedangkan tema "Hurricanesandy" terdapat 100.000 buah foto dan 20.000 foto bertema "Frankenstorm".

Saat menunggu kedatangan topan dahsyat ini, warga AS saling bertukar foto terkait persiapan sejumlah kota menghadapi badai. Salah satu foto yang muncul di Facebook dan Instagram adalah rak-rak roti yang kosong di sejumlah toko.

"Kini muncul 10 foto per detik dengan hashtag sandy. Sebagian besar foto adalah tentang kegiatan warga mempersiapkan diri menghadapi hantaman badai dan foto-foto lainnya," kata CEO Instagram, Kevin Systorm.

"Saya kira ini menunjukkan bagaiman Instagram dengan cepat menjadi sebuah perangkat yang berguna untuk melihat dunia di waktu yang sama, terutama saat terjadi peristiwa penting seperti saat ini," dia menambahkan.

Sementara itu, di antara para pengguna jejaring sosial di AS, kata-kata "Sandy", "Hurricane Sandy" dan "Hurricane" menjadi kata paling sering muncul di Facebook, disusul kata-kata "stay safe" dan "be safe". Di peringkat 10 besar diisi semua kata-kata yang terkait dengan badai Sandy.

sumber : kompas
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka