Astagaaa! Saat Penggeledahan Rp 2 Juta Hilang?. Yuli Tidak Terima Perlakuan Polisi Saat Menangkap Suaminya - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » » Astagaaa! Saat Penggeledahan Rp 2 Juta Hilang?. Yuli Tidak Terima Perlakuan Polisi Saat Menangkap Suaminya

Astagaaa! Saat Penggeledahan Rp 2 Juta Hilang?. Yuli Tidak Terima Perlakuan Polisi Saat Menangkap Suaminya

Written By Dre@ming Post on Minggu, 14 Oktober 2012 | 10/14/2012 07:53:00 AM

Minggu, 14 Oktober 2012 08:09

ist
PEKANBARU--Yuli Kasari (28) tidak terima terhadap perlakuan polisi kepada suaminya. Suaminya, Tamrin Hadinata terduga pemilik sabu, ditangkap Jajaran Unit Reserse Kriminal Polsek Lima Puluh. 

Yuli menjelaskan, polisi menangkap suaminya sambil melakukan pemukulan dan penganiayaan. Yuli dan keluarga lantas melaporkan tindakan polisi tersebut ke Propam Polresta Pekanbaru.

 Surat laporan keluarga korban pemukulan yang juga merupakan tersangka kepemilikan sabu tersebut dengan nomor surat No: K /X /2012/PROPAM. Berisikan permintaan jajaran Propam untuk menindak aparat yang melakukan penganiayaan tersebut dan
diproses secara hukum.

"Kami tidak bisa terima apa yang dilakukan anggota Polisi itu. Karena suami saya seperti binatang dibuatnya, saat dimasukkan ke dalam mobil juga ditendang," ujar Yuli kepada Tribun.

Menurut Yuli apa yang dikatakan oleh Kanit Reskrim Polsekta Lima Puluh kepada wartawan merupakan pembohongan publik, karena menurut Yuli, saat dilakukan penangkapan kepada suaminya di depan rumahnya yang berada di Jalan Bambu Kuning II no 527 kelurahan Rejo Sari, Tenayan Raya tersebut, suaminya tidak ada merampas senjata seperti yang diucapkan Kanit.

"Kalau suami saya merampas senjata mungkin sudah ditembaknya aparat itu, kan tidak masuk akal, tapi kalau suami saya digebukin duluan itu benar, dan pipinya dipukul pakai senjata milik polisi itu, tetangga juga banyak yang lihat, tapi kalau suami saya melawan itu karena dia dipukuli terlebih dulu dia terkejut, lagian polisinya pakai pakaian bebas, dia tidak tahu kalau itu polisi," kata Yuli.

Kekesalan Yuli juga bertambah saat polisi melakukan penggeledahan di lemari kamarnya, karena uang sebesar kurang lebih Rp 2 juta hilang saat penggeledahan aparat. Padahal uang tersebut dipersiapkan Yuli untuk proses melahirkannya nanti. "Uang simpanan untuk persiapan melahirkan juga lenyap saat penggeladahan polisi di lemari kamar kami,"ujar Yuli.

Bagi Yuli, tidak mempermasalahkan proses penangkapan suaminya karena terbukti memakai sabu, namun dia tidak terima perlakuan polisi tersebut yang semena-menanya terhadap suami dan keluarganya.

"Mengenai kasus suami saya tidak masalah diproses secara hukum. Tapi tindakan polisi di sini terlihat tidak memilki etika, seharusnya kalau mau geledah rumah orang harus ada izin RT dan pemilik rumah juga," jelas Yuli.

Menurut Yuli, suaminya mengalami luka bekas pemukulan anggota kepolisian saat penangkapan di pipi, dada dan tangannya. "Yang penting bagi saya dan keluarga diletakkan keadilan saja, adil dalam artian yang melakukan pemukulan juga di tindak," ucap Yuli penuh kesal.

Menanggapi pengaduan istri tersangka tentang aksi kekerasan yang dilakukan oleh anggota Unit Reserse Kriminal Polsek Lima puluh saat penangkapan Tamrin Hadinata tersebut, Kanit Reskrim Polsek Lima Puluh, Iptu Herman Pelani mengatakan apa yang dikerjakan oleh anggotanya sudah sesuai prosedur terlebih bagi pelaku Narkoba.

"Dalam tugas kita menumpas narkoba seperti itu. Kita sudah melakukan apa yang sesuai dengan tugas kita. Dia melawan saat penangkapan makanya ditangkap dengan keras," ujar Herman Pelani kepada Tribun Sabtu (13/10/12).

Pelani juga membantah tuduhan adanya anggotanya mengambil uang di dalam lemari istri tersangka saat dilakukan penggeledahan. "Kami tidak ada mengambil uang segala macam. Yang jelas tugas kita melakukan penggeledahan barang bukti dan tidak ada mengambil apa-apa," ujar Herman Pelani.

Menanggapi laporan keluarga tersangka yang melaporkan ke Propam Polresta Pekanbaru, Pelani mengatakan untuk menghadapi itu dirinya akan melakukan kordinasi dengan Kapolsek. "Nanti kami bicarakan dulu dengan Kapolsek, bagaimana langkah yang dilakukan selanjutnya," ujarnya.


sumber : detik
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka