5 Marinir Inggris Didakwa Membunuh Pria Afganistan - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » » 5 Marinir Inggris Didakwa Membunuh Pria Afganistan

5 Marinir Inggris Didakwa Membunuh Pria Afganistan

Written By Dre@ming Post on Minggu, 14 Oktober 2012 | 10/14/2012 11:09:00 PM

Senin, 15/10/2012 01:09

Warga di sebuah desa di Provinsi Nagharhar, Afganistan angkat senjata untuk melawan Taliban. Provinsi Naghargar adalah salah satu provinsi yang diawasi Pemerintah Afganistan terkait larangan beredarnya koran-koran Pakistan yang dinilai terlalu memihak Taliban.
LONDON - Lima personel pasukan elit Marinir Kerajaan Inggris didakwa melakukan pembunuhan usai terlibat dalam baku tembak dengan seorang gerilyawan pada 2011, kata Kementerian Pertahanan pada
Minggu (14/10/2012).

Polisi militer Inggris menangkap tujuh anggota Marinir pada Kamis (11/10/2012) dengan dugaan pembunuhan sehubungan dengan kejadian tersebut. Dua marinir lain ditangkap, satu pada Jumat dan satu pada Sabtu, membuat jumlah yang ditangkap menjadi sembilan, kata juru bicara Kementerian Pertahanan. Empat di antaranya dibebaskan tanpa tuduhan.

"Polisi Militer Kerajaan (RMP) merujuk perkara lima Marinir itu ke Badan Penuntutan Tentara (SPA), yang independen," kata juru bicara tersebut. "Dengan arahan SPA, para marinir itu kini didakwa melakukan pembunuhan dan ditahan dalam menunggu pengadilan," katanya.

BBC melaporkan, para marinir itu ditangkap setelah polisi Inggris menemukan gambar mencurigakan di laptop salah satu tentara tersebut. Penangkapan itu merupakan yang pertama menyangkut prajurit Inggris ditahan atas dugaan tuduhan tersebut selama perang Afganistan.

Menteri Pertahanan Philip Hammond, yang berbicara di televisi BBC, menekankan bahwa aturan keterlibatan harus diikuti. "Semua yang bertugas di lapangan tahu aturan keterlibatan. Mereka membawa kartu di seragam mereka berisi aturan jika mereka perlu mengingatkan diri," katanya.

"Saya tidak bisa menanggapi secara khusus perkara itu. Itu terjadi pada tahun lalu. Mereka sudah pulang ke Inggris dan tidak di Afganistan pada saat ini," katanya.

"Kami sangat ingin aturan keterlibatan diikuti, bahwa setiap pelanggaran akan ditangani melalui cara biasa dalam keadilan dan itulah yang terjadi sekarang," katanya.

Marinir Kerajaan, atau yang dikenal dengan sebutan "Baret Hijau", dibentuk pada 1755 sebagai infanteri kelautan dalam Angkatan Laut Kerajaan Inggris dan memiliki nama baik sebagai satu dari beberapa tentara profesional terkuat di dunia.

Inggris masih memiliki sekitar 9.500 tentara di Afganistan, yang semua dijadwalkan pulang pada akhir 2014.  Sejumlah 433 tentara Inggris tewas di negara terkoyak perang itu sejak awal gerakan terhadap Taliban pada 2001.
 

sumber : kompas
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka