Senin, 30 Juli 2012 03:39
DAMASKUS - Utusan khusus PBB-Uni Afrika Kofi Annan mengatakan bahwa dia khawatir dengan
perkembangan konflik Suriah, karena ada laporan pertempuran di Aleppo.

"Peningkatan aksi militer... adalah bukti lanjutan tentang perlunya bagi komunitas internasional untuk bersama-sama membujuk semua pihak, bahwa hanya transisi politik yang bisa mengarah ke penyelesaian politik untuk menyelesaikan krisis,'' kata Annan,
Minggu (29/7).
Minggu (29/7).
Di Apello, pertempuran berlangsung sepanjang hari sejak Sabtu (28/7). Kawasan yang dikuasai pemberontak diserang dengan jet tempur yang terbang rendah.
Bentrokan bersenjata dilaporkan terjadi di sekitar Salah al-Din dan Hamdanieh dekat pusat kota. Tetapi, sejumlah laporan menyebutkan bahwa para pemberontak masih menguasai secara besar wilayah mereka. Mereka diyakini menguasai sekitar sepertiga kawasan di kota berpenduduk tiga juta orang tersebut, terutama di sekitar Sakhour.
Pertempuran sengit di Aleppo menyebabkan sejumlah pemberontak tewas. Pemberontak melancarkan serangan balasan tetapi kalah persenjataan dan personel dari pasukan loyalis Presiden Bashar al-Assad.
Puluhan ribu warga sipil juga meninggalkan kota Aleppo guna mengungsi ke perbatasan Jordania.
sumber : MICOM