Gaya Hidup Mewah Buronan Interpol di Jakarta - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » » Gaya Hidup Mewah Buronan Interpol di Jakarta

Gaya Hidup Mewah Buronan Interpol di Jakarta

Written By Dre@ming Post on Senin, 11 Juni 2012 | 6/11/2012 10:33:00 PM

Selasa, 12 Juni 2012 | 01:19

Musaev Samir (39), ditahan setelah menculik mantan kekasihnya Nadya Dobosh (20), Jakarta, Senin (11/6/2012).
JAKARTA - Bergaya parlente dengan mobil mewah Range Rover dan jam tangan Rolex sudah menjadi gaya hidup Musaev Samir (39), warga negara Uzbekistan sehari-hari selama tinggal di Jakarta. Ia pun berani membiayai mantan pacarnya, Nadiya Dobosh (20), disc jockey cantik asal Ukraina agar berhenti dari pekerjaannya dengan iming-iming uang 1.000 dollar AS. Namun, ternyata pria berkepala plontos itu adalah seorang buronan Interpol atas kasus perdagangan manusia dan pemalsuan dokumen di Uzbekistan.

Ia pun ditangkap penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Senin (11/6/2012) dini hari setelah dilaporkan mantan pacarnya atas tuduhan penculikan, pemerasan, dan penganiayaan. Di hadapan penyidik, pria yang mengaku masih membujang ini menuturkan dirinya hanya berlibur ke Jakarta.

Musaev masuk ke Jakarta pada tahun 2008 setahun sebelum dirinya ditetapkan sebagai buron interpol pada 21 Agustus 2009 atas pemerintaan kepolisian Uzbekistan. Ia masuk ke Indonesia dengan menggunakan paspor palsu Bulgaria. Selama di Jakarta, Musaev tinggal di sebuah apartemen di Cibubur Residence,
Jatisampurna, Bekasi.

Di dalam perjalanannya, Musaev yang kerap berpesta dari satu klub malam papan atas ke klub lainnya ini mengenal Nadiya Dobosh. Nadiya merupakan salah satu DJ asal Ukraina yang biasa bermain di klub malam "Illigals", Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. "Selama di Jakarta, dia mengaku sebagai pengangguran. Tapi kami tidak percaya begitu saja mengingat gaya hidup dia yang high class," ucap Kepala Subdit Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Helmy Santika, Senin (11/6/2012), di Mapolda Metro Jaya.

Saat menangkap Musaev, polisi menyita 1 unit mobil Range Rover yang menggunakan plat palsu, berbagai jam tangan Rolex, serta sejumlah kartu identitas palsu seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan uang tunai sebesar Rp 12 juta. "Dari buku tabungan yang kami sita, rekeningnya juga mencapai Rp 1 miliar, padahal dia bilangnya kan tadi pengangguran," imbuh Helmy.

Benda-benda mewah dan rekening miliaran itu membuat curiga aparat kepolisian. Penyidik nantinya akan menelusuri kekayaan dan latar belakang Musaev. Bisa jadi kekayaan itu didapatnya dari perbuatan kejahatan sebelumnya di Uzbekistan dalam pernjualan manusia. "Kami juga menelusuri apakah kasus penculikan yang dilakukan Musaev kepada mantan pacarnya ini juga modus melakukan perdagangan manusia. Memang dia modusnya, menggaet perempuan untuk kemudian bisnis prostitusi," ucap Iptu Yudhi K Saroja, anggota Bagian Kejahatan Internasional NCB-Interpol.

sumber : kompas
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka