Eks Agen FBI Hilang di Iran, AS Siapkan Hadiah 1 Juta Dollar - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » » Eks Agen FBI Hilang di Iran, AS Siapkan Hadiah 1 Juta Dollar

Eks Agen FBI Hilang di Iran, AS Siapkan Hadiah 1 Juta Dollar

Written By Dre@ming Post on Rabu, 07 Maret 2012 | 3/07/2012 08:14:00 AM

Rabu, 7 Maret 2012 | 08:09

Robert Levinson, mantan agen FBI hilang di Iran lima tahun lalu. FBI menyediakan hadiah sebesar 1 juta dollar AS untuk petunjuk demi ditemukannya lelaki 64 tahun itu.
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat menyediakan imbalan sebesar 1 juta dollar AS untuk petunjuk demi menemukan keberadaan seorang mantan agen FBI yang hilang di Iran lima tahun lalu.

Direktur FBI Robert Mueller mengumumkan, Selasa (6/3/2012), tentang hadiah demi ditemukannya Robert Levinson. Tahun lalu, sebuah video yang menunjukkan Levinson dirilis oleh keluarganya. Film pendek itu
mendapat perhatian besar, namun tidak berhasil menghasilkan petunjuk apapun.

"Meskipun dia sudah pensiun dari FBI, Bob (Levinson) tetap menjadi keluarga FBI hingga hari ini," kata Mueller dalam sebuah konferensi pers di markas besar FBI di Washington DC.

"Keluarganya adalah keluarga kami," lanjut Mueller yang didampingi istri Levinson dan dikawal puluhan agen.

"Kami di FBI akan terus melakukan apapun yang kami bisa untuk memastikan Bob kembali dengan selamat pada Christine (istri Levinson) dan keluarganya, pada keluarga FBI, dan pada negara ini, tempat dia mengabdi selama 28 tahun."

Levinson bekerja sebagai penyelidik swasta ketika dia terbang ke Pulau Kish, Iran, pada 8 Maret 2007. Dia hilang pada hari berikutnya. Kunjungan itu disebut-sebut atas nama produser film dokumenter.

Dia berencana menemui seorang warga AS yang menjadi buron atas tuduhan membunuh mantan pejabat Iran. Levinson terakhir kali terlihat di sebuah hotel tempat pertemuan itu direncanakan.

Levinson diyakini sudah tewas sampai munculnya sebuah video berdurasi 54 detik yang menunjukkan bahwa dia masih hidup pada 2010.

Dalam video itu, Levinson tampak lusuh dan lebih kurus. Di dalamnya Levinson mengatakan dia menjadi tawanan dan obat diabetesnya hampir habis. "Kesehatan saya tidak begitu baik," katanya, seperti dilansir Abcnews.

Dia tidak menyebut identitas penyanderanya, tetapi meminta pemerintah AS berunding dengan mereka. "Saya memerlukan bantuan pemerintah AS untuk menjawab permintaan kelompok yang menyandera saya selama tiga setengah tahun ini," ujarnya.

Para pejabat AS meyakini Levinson ditawan oleh sebuah kelompok di Asia barat daya, kemungkinan di perbatasan Afganistan, Iran, dan Pakistan.

Pemerintah AS mengatakan, tindakan yang dilakukan Levinson tidak terkait sema sekali dengan pemerintah AS ataupun instansi-instansinya.

Hadiah bagi petunjuk soal keberadaan Levinson itu dipublikasikan besar-besaran dengan menggunakan baliho, disiarkan melalui radio, dan penyebaran brosur.

"Kami tidak akan pernah putus harapan. Tujuan kami adalah Bob pulang dengan selamat. Kami sangat merindukannya setiap hari," kata Christine, yang menikah dengan Robert (Bob) Levinson selama 37 tahun.

Levinson akan berulang tahun ke-64 pada Sabtu pekan ini. Dia memiliki tujuh anak dan dua cucu. "Putra bungsu kami akan lulus dari sekolah menengah. Dia baru di SMP ketika ayahnya hilang," lanjut Christine.

sumber : kompas
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka