Perang Suku di Libya, Lebih dari 100 Orang Tewas - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » » Perang Suku di Libya, Lebih dari 100 Orang Tewas

Perang Suku di Libya, Lebih dari 100 Orang Tewas

Written By Dre@ming Post on Rabu, 22 Februari 2012 | 2/22/2012 07:56:00 AM

Rabu, 22 Februari 2012 | 07:49

Personel angkata bersenjata baru Libya, di bawah Dewan Transisi Nasional, berparade di jalan utama ibukota Tripoli, Selasa (14/2/2012)untuk memperingati satu tahun dimulainya pemberontakan terhadap rezim Moammar Khadafy.
TRIPOLI - Bentrokan sengit antara dua suku di gurun terpencil tenggara Libya telah menewaskan lebih dari 100 orang dalam 10 hari terakhir. Kepala Suku Toubu Isaa Abdelmajid mengatakan sedikitnya 113 orang dari Suku Toubu dan 20 dari Suku Zwai telah tewas di kota gurun Kufra sejak pertempuran meletus di sana sejak 12 Februari.

Bentrokan yang sudang berlangsung selama 10 hari itu menandakan tantangan bagi kebijakan gurun yang penduduknya jarang. Aksi kekerasan itu terjadi saat Dewan Transisi Nasional (NTC) yang berkuasa sedang berusaha menegakkan kekuasaannya di seluruh Libya sementara milisi-milisi yang bersaing dan kelompok-
kelompok suku berebut bagi kekuasaan dan sumber-sumber alam setelah Moammar Khadafy jatuh.

Pasukan pemerintah Libya akan melakukan intervensi jika bentrokan antar-suku yang berseteru demi penguasaan daerah di ujung tenggara negara itu tidak berhenti. Panglima angkatan bersenjata Yousef al-Mangoush mengatakan perjanjian antara kedua pihak telah dicapai, Minggu, tetapi bentrokan-bentrokan lebih seru masih meletus dua hari terakhir.

"Kementerian pertahanan dan militer memperingatkan bahwa jika pertempuran tidak berhenti, akan ada intervesi militer yang menentukan untuk menghentikan bentrokan-bentrokan itu," katanya. Ia menambahkan pasukan militer berada di daerah itu tetapi sejauh ini tidak turun tangan. Ia membantah ada warga asing di sana dan mengatakan masalah antara kedua suku berasal dari masa lalu dan perlu dilakukan rekonsiliasi.

Di Al Kufra, hubungan antar-suku jauh lebih kuat ketimbang daerah pesisir Mediterania. Pemberontakan suku tahun 2009 ditumpas hanya setelah Gaddafi mengirim helikopter-helikopter tempur. Wilayah terpencil itu juga merupakan pusat para penyelundup yang mengambil keuntungan dari perbatasan sub-Sahara Afrika yang masih kacau.




sumber : kompas
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka