Bantah Tinggalkan Penumpang, Kapten 'Titanic' Italia Sempat Minum di Bar dengan Wanita Cantik - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » » Bantah Tinggalkan Penumpang, Kapten 'Titanic' Italia Sempat Minum di Bar dengan Wanita Cantik

Bantah Tinggalkan Penumpang, Kapten 'Titanic' Italia Sempat Minum di Bar dengan Wanita Cantik

Written By Dre@ming Post on Selasa, 17 Januari 2012 | 1/17/2012 05:49:00 AM

Selasa, 17/01/2012 05:49

Kapten 'Titanic' Italia Sempat Minum di Bar dengan Wanita Cantik

Roma - Berbagai berita miring menerpa kapten kapal pesiar mewah Italia, Costa Concordia yang kandas pada Jumat, 13 Januari waktu setempat. Seorang penumpang memberikan pengakuan cukup mengejutkan soal kegiatan sang kapten, Fransesco Schettino, pada malam sebelum kapal karam. Menurut penumpang tersebut, kapten Schettino terlihat minum-minum di bar sambil memeluk seorang wanita cantik sebelum dirinya
mengambil kendali atas kapal mewah tersebut.

Pengakuan tersebut disampaikan oleh seorang penumpang bernama Monique Maurek yang merupakan warga negara Belanda. Wanita berumur 41 tahun itu mengaku melihat dengan mata dan kepalanya sendiri perbuatan kapten Schettino yang menurutnya cukup memalukan tersebut.

"Yang paling membuat saya malu adalah ketika saya melihat kapten tengah menghabiskan banyak waktunya pada malam hari sebelum kami menabrak karang, dengan minum-minum di bar bersama seorang wanita  cantik dalam pelukannya," jelas Monique kepada The Sunday Telegraph dan dilansir oleh Daily Mail, Senin (16/1/2012).

Namun sayangnya Monique tidak menjelaskan lebih detail tentang hal yang dilihatnya tersebut. Dia hanya menyatakan, dirinya dan penumpang lainnya terjebak kepanikan saat sirine berbunyi tujuh kali, yang kemudian diketahui sebagai isyarat untuk meninggalkan kapal.

"Kebanyakan orang sama sekali tidak tahu bagaimana bunyi peringatan evakuasi terdengar. Hanya karena kebetulan beberapa penumpang pernah ikut dalam kapal pesiar sebelumnya, dan kami menyadari bahwa sirine berbunyi sebanyak 7 kali merupakan sinyal untuk meninggalkan kapal," tuturnya.

Kapal yang dijuluki 'Titanic' Italia itu menabrak batu karang saat melintasi Pulau Giglio, Italia. Diduga sang kapten sengaja berlayar terlalu dekat ke daratan karena ingin 'menyapa' seorang temannya yang berada di pinggir pantai. Sejauh ini enam orang telah ditemukan tewas dalam musibah tersebut sementara 15 orang lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang.

Kapten kapal, Schettino, telah ditahan polisi menyusul insiden karamnya kapal pesiar Italia tersebut. Selain ditahan atas tuduhan pembunuhan yang tidak direncanakan, pria berumur 52 tahun itu juga dituduh telah meninggalkan kapalnya jauh sebelum seluruh penumpangnya dievakuasi. Ancaman hukuman maksimum atas dakwaan ini adalah 12 tahun penjara.

Namun sang kapten membantah tuduhan ini. Menurutnya, dirinyalah yang terakhir pergi meninggalkan kapal raksasa tersebut itu. Atas perbuatannya itu, beberapa penumpang yang marah menjuluki Schettino sebagai "Kapten Pengecut".

Dalam pernyataannya yang dikutip seorang sumber dari Italia, Schettino bersikeras bahwa lokasi perairan tersebut cukup dalam untuk dilalui kapal tersebut. "Kawasan tersebut aman, airnya cukup dalam. Kami menghantam karang yang tidak ada penandanya di peta. Sejauh yang saya tahu, kami berada di wilayah perairan yang bisa diarungi dengan baik," tuturnya.

Kapten Kapal 'Titanic' Italia Bantah Tinggalkan Penumpang

Roma - Kapten kapal pesiar Costa Concordia akhirnya buka suara soal tragedi kecelakaan kapal di lepas Pantai Tuscan, Italia. Sang kapten mengklaim tak pernah meninggalkan penumpang lebih dulu.

"Kami adalah orang terakhir yang meninggalkan kapal," kata kapten Francesco Schettin dalam sebuah wawancara dengan televisi Italia, seperti dilansir Telegraph, Selasa (17/1/2012).

Sebelumnya, Jaksa menyebut cara Schettino menangani kapal raksasa tersebut sebagai "tidak pada tempatnya." Dia diduga meninggalkan kapal lebih dulu dibandingkan para penumpang.

Atas perbuatannya itu, beberapa penumpang yang marah menjuluki Schettino sebagai "Kapten Pengecut". Bahkan sejumlah penumpang yang selamat menyebut kolega-kolega senior Schettino juga pergi meninggalkan mereka di saat-saat kapal akan kandas.

Dua orang penumpang, perwira militer Prancis Ophelie Gondelle dan perwira polisi Prancis David Du Pays, mengaku melihat sang kapten dengan ditutupi selimut berada dalam sebuah sekoci, jauh sebelum semua penumpang dievakuasi dari kapal.

Dalam wawancara itu, Schettin juga menegaskan tak melihat batu karang dalam peralatan nautikalnya. Sistem navigasi kapal juga tidak menangkap adanya batuan besar di laut itu.

"Dalam momen tertentu, kita harus membuat keputusan dan memahaminya dengan semua alternatif yang terbaik. Faktanya, saya yakin hampir semua penumpang berhasil diselamatkan," kata Schettin.


sumber : detik
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka