Saif Tak Cukup Cerdas untuk Masuk Oxford - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » » Saif Tak Cukup Cerdas untuk Masuk Oxford

Saif Tak Cukup Cerdas untuk Masuk Oxford

Written By Dre@ming Post on Jumat, 02 Desember 2011 | 12/02/2011 07:34:00 AM

Jumat, 2 Desember 2011 | 07:59

LONDON - Pemerintahan Tony Blair pernah berusaha untuk menekan  Universitas Oxford agar kampus itu menerima Saif Khadafy belajar di sana. Namun Saif ditolak karena ia tak cukup cerdas.

Adalah Profesor Valpy Fitzgerald, kepala departemen Pembangunan Internasional Universitas Oxford, yang mengungkap upaya busuk rejim Blair itu, sebagaimana dilansir Daily Mail, Kamis (1/12/2011). Fitzgerald mengatakan, ia dihubungi seorang pejabat senior kementerian luar negeri Inggris tahun 2002. Pejabat itu minta agar Oxford terima Saif di program MA bidang ekonomi pembangunan atau studi pembangunan.

Prof Fitzgerald memberi tahu pejabat itu bahwa ia khawatir dengan kemampuan akademis Saif. Putra pertama dari isteri kedua Kolonel Muammar Khadafy itu 'tidak memiliki pelatihan ilmu sosial dan gelarnya
tidak memenuhi standar kualitas yang diperlukan'.

Pengungkapan hal itu muncul setelah London School of Economics (LSE) menerima 'sumbangan' senilai 1,5 juta poundsterling dari Saif, meskipun ada bukti bahwa uang itu berasal suap yang dibayarkan perusahaan-perusahaan asing demi mengamankan proyek menguntungkan mereka di Libya. Sebuah laporan resmi menyimpulkan, uang tunai itu telah dibayarkan kepada putra playboy dari Kolonel Khadafy itu oleh kontraktor-kontraktor yang berusaha untuk 'mendapatkan bantuan' dari diktator tersebut. Yang mengherankan, donasi tersebut secara resmi diterima pada hari saat Saif meraih gelar PhD kontroversial dalam sebuah upacara wisuda di LSE.

Laporan itu, yang disusun mantan Hakim Agung Lord Woolf, mengungkapkan karir akademis Saif di London dipenuhi keluhan akan kecurangan. Namun meskipun ada tuduhan itu, sebuah kajian independen oleh University of London menyimpulkan Saif tidak seharusnya dilucuti gelar PhD-nya.

Saif ditangkap pemberontak Libya setelah rezim ayahnya tumbang. Ia kini ditahan dan akan diadili. Jika terbukti bersalah, ia sepertinya akan dieksekusi.

Dalam laporannya yang setebal 188 halaman, Lord Woolf mengatakan, gabungan tuduhan kecurangan dan sumbangan untuk LSE menimbulkan persepsi yang sangat disayangkan 'tentang kegiatan LSE itu'.

Lord Woolf menyusun laporan itu menyusul pengunduran diri Sir Howard Davies sebagai direktur LSE pada Maret lalu di tengah berita mengejutkan terkait hubungan intensif LSE dengan rejim Khadafy. Selain sumbangan Saif, universitas itu juga ternyata menandatangani kontrak senilai 2,2 juta poundsterling untuk melatih pengawai layanan sipil Libya. Sir Howard juga mengambil peran ganda sebagai utusan ekonomi Tony Blair untuk Libya dan penasihat dana investasi Pemerintah Libya.

Laporan Lord Woolf merinci kegagalan yang terbilang mengejutkan dalam manajemen puncak LSE dalam penanganan donasi. Para pejabat universitas itu gagal mengungkapkan rincian asal-usul uang tersebut, yang mereka temukan di sebuah laporan due diligence, bagi dewan yang mengatur LSE ketika mempertimbangkan itu sebagai sumbangan. Uang tersebut seolah-olah sumbangan dari Yayasan Pembangunan dan Lembaga Amal Internasional Khadafy yang kelola Saif Khadafy.

Namun para pejabat LSE bisa menemukan bahwa uang itu pada kenyataanya berasal dari kontraktor-kontraktor yang mencari pekerjaan yang menguntungkan di negara Afrika Utara itu. Jadi, uang itu masuk kategori uang suap. Lord Woolf mengatakan, bukannya menimbulkan 'keprihatinan nyata', laporan itu secara efektif diabaikan.

Laporan itu juga mengkritik Profesor David Held, yang kemudian menjadi kepala ilmu politik di LSE, yang membuat presentasi kepada dewan universitas tentang sumbangan tersebut meskipun ada 'konflik kepentingan yang sangat jelas'.

sumber : kompas
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka