Kabinet Mesir Ajukan Pengunduran Diri - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » » Kabinet Mesir Ajukan Pengunduran Diri

Kabinet Mesir Ajukan Pengunduran Diri

Written By Dre@ming Post on Selasa, 22 November 2011 | 11/22/2011 05:14:00 AM

Selasa, 22 November 2011 | 05:09

Para demonstran menolong rekan mereka yang terluka dalam bentrokan dengan polisi di Lapangan Tahrir di Kairo, Mesir, Sabtu (19/11/2011).
KAIRO - Kabinet Mesir telah mengajukan pengunduran diri, kata seorang pejabat, Senin (21/11/2011), menyusul bentrokan antara polisi dengan demonstran yang telah berlangsung tiga hari di Lapangan Tahrir, Kairo.

"Pemerintah Perdana Menteri Essam Sharaf mengajukan pengunduran diri kepada Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata (yang berkuasa)," kata juru bicara kabinet Mohammed Hegazy dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita MENA.

"Karena keadaan sulit yang dialami negara, pemerintah akan terus bekerja" sampai pengunduran diri itu
disetujui, tambahnya.

Pemerintah mengungkapkan "penyesalan yang dalam atas kejadian-kejadian menyedihkan, dan berdasarkan atas hal ini, mereka mengajukan pengunduran diri (pada Minggu) kepada Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata" (SCAF).

Pengunduran diri Sharaf, jika disetujui, bisa mengacaukan pemilihan umum yang dijadwalkan berlangsung pada 28 November, pemilu pertama sejak penggulingan Presiden Hosni Mubarak pada Februari 2011.

Sharaf diangkat pada Maret dengan mendapat dukungan luas demonstran. Namun massa pengunjuk rasa yang menggendongnya ke Lapangan Tahrir untuk merayakan pengangkatannya itu lambat-laun menjadi pengecam sengitnya karena kelemahannya dalam menghadapi SCAF.

Ia mengabaikan seruan-seruan pengunduran dirinya dalam beberapa bulan terakhir ini, dengan mengatakan, ia akan tetap bekerja untuk mencapai tujuan revolusi.

Namun, 10 bulan setelah penggulingan Mubarak, pemrotes terus mengecam keras pemerintah Sharaf dan dewan militer yang berkuasa, yang mereka tuduh berusaha mencengkeram kekuasaan.

Mesir dilanda pergolakan anti-pemerintah sejak 25 Januari.

Buntut dari demonstrasi mematikan selama lebih dari dua pekan di negara itu, Presiden Hosni Mubarak mengundurkan diri pada 11 Februari setelah berkuasa 30 tahun dan menyerahkan kekuasaan kepada Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata, sebuah badan yang mencakup sekitar 20 jendral yang sebagian besar tidak dikenal umum sebelum pemberontakan yang menjatuhkan pemimpin Mesir itu.

Sampai pemilu dilaksanakan, dewan militer Mesir menjadi badan eksekutif negara, yang mengawasi pemerintah sementara yang dipimpin perdana menteri.

sumber : kompas
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka