Foto Iklan Paus "Berciuman" Ditarik - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » » Foto Iklan Paus "Berciuman" Ditarik

Foto Iklan Paus "Berciuman" Ditarik

Written By Dre@ming Post on Kamis, 17 November 2011 | 11/17/2011 07:50:00 AM

Kamis, 17 November 2011 | 07:49

Foto montase yang dikeluarkan oleh Benetton mempertunjukkan Presiden Amerika Serikat Barack Obama (kiri) berciuman dengan Presiden Venezuela Hugo Chavez.
ROMA - Perusahaan pakaian asal Italia, Benetton, langsung mencopot foto iklan yang memperlihatkan gambar Paus Benedictus XVI yang sedang "berciuman" dengan tokoh Sunni
Islam.

Foto yang digunakan untuk kampanye antikebencian itu memperlihatkan kedua tokoh beragama itu sedang berciuman bibir. Gambar rekayasa ini dianggap mewakili kampanye damai yang diprakarsai oleh Benetton melalui Yayasan UNHATE.

Untuk mendukung kampanye itu, Benetton menampilkan sejumlah tokoh dunia yang selama ini dianggap berseberangan. Dalam situs yayasan tersebut, terdapat enam foto yang masing-masing memuat pasangan tokoh dunia dalam satu bingkai foto montase. "Bintang iklan" di foto montase itu antara lain Presiden AS Barack Obama, yang berciuman dengan Presiden Venezuela Hugo Chavez.

Obama kembali muncul ketika bercium bibir pemimpin China, Hu Jintao. Pose kecupan juga melibatkan Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy. Adapun Paus terlihat mencium bibir Sheikh Ahmed Mohamed el-Tayeb, imam Masjid Al-Azhar di Mesir. Demikian halnya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang berbagi kemesraan dengan pemimpin Palestina Mahmud Abbas.

Foto-foto itu merupakan rekayasa digital artist dan diluncurkan secara global pada Rabu (16/11/2011). Vatikan bereaksi keras terhadap pemunculan foto tersebut, terutama foto Paus dan El-Tayeb. Vatikan menganggap pemasangan foto itu menyinggung perasaan umat beragama.

"Kami harus menunjukkan protes keras atas penggunaan foto Paus yang benar-benar tak dapat diterima ini, (yang) dimanipulasi dan dieksploitasi dalam sebuah kampanye publik untuk tujuan komersial," kata juru bicara Vatikan, Federico Lombardi, Rabu.

"Ini menunjukkan kurangnya penghormatan terhadap Paus, menyakiti perasaan orang beriman, dan jelas-jelas mempertunjukkan tentang bagaimana publisitas dapat melanggar aturan-aturan dasar menghormati orang," ujarnya.

Menanggapi protes Vatikan itu, Benetton langsung mencabut satu foto di situs UNHATE. Benetton juga mencabut foto suasana Kota Roma di mana salah satu gedung di kota tersebut terpasang gambar Paus dan El-Tayeb. "Maafkan atas penggunaan gambar yang begitu menyakiti kepekaan beriman," sebut pernyataan Benetton.

sumber : kompas
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka