17 Tewas dalam Serangan Bom dan Penembakan - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » » 17 Tewas dalam Serangan Bom dan Penembakan

17 Tewas dalam Serangan Bom dan Penembakan

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 23 Juli 2011 | 7/23/2011 06:17:00 AM

Sabtu, 23 Juli 2011 | 06:09 WIB

Bertambah, Korban Tewas Jadi Tujuh Orang

OSLO - Korban tewas ledakan bom yang memporakporandakan gedung utama pemerintahan di ibu kota Norwegia, Oslo, Jumat (22/7/2011), bertambah menjadi tujuh orang. Ledakan itu merusak kantor Perdana Menteri Jens Stoltenberg dan sejumlah gedung
pemerintah lainnya.

Perdana Menteri selamat dalam insiden ini. Dalam wawancara telepon, Jumat, ia menyatakan semua menteri selamat. Saat ini Jens tinggal di sebuah tempat tersembunyi demi keamanannya.

Polisi meyakini ledakan ini disebabkan oleh bom. Kepada Reuters, seorang polisi menduga ini adalah serangan bom mobil. Gambar-gambar yang ditampilkan televisi memperlihatkan puing dan pecahan kaca berserakan. Seua jalan menuju pusat kota ditutup.

Gambar televisi dari tempat kejadian menunjukkan puing dan pecahan kaca jendela tersebar di jalan-jalan serta asap keluar dari beberapa bangunan.

Hingga berita ini diturunkan belum ada satu pihak pun yang mengklaim bertanggung jawab terhadap ledakan tersebut. Meski demikian, Norwegia sudah beberapa kali mendapat ancaman terkait keterlibatannya sebagai anggota NATO dalam perang di Afganistan dan konflik di Libya.

John Drake, konsultan keamanan di lembaga konsultan AKE, London, mengatakan, serangan ini mirip dengan serangan teroris di Stockholm, Swedia, Desember lalu. "Serangan (di Stockholm) itu kemudian diklaim sebagai pembalasan atas keterlibatan Swedia di (Perang) Afganistan," tutur Drake.

17 Tewas dalam Serangan Bom dan Penembakan

OSLO - Selain serangan bom yang memorakporandakan kantor pemerintahan pusat di Oslo, ibu kota Norwegia, aksi brutal juga terjadi pada pertemuan sekolah musim panas yang diselenggarkan Partai Buruh berkuasa kubu Perdana Menteri Jens Stoltenberg di sebuah pulau di luar Oslo, Jumat (22/7/2011).

Seseorang yang menyamar sebagai polisi melepaskan tembakan ke arah kamp pemuda. Sebanyak 10 orang dilaporkan tewas. Polisi berhasil menangkap pelaku. Polisi menyatakan belum memiliki petunjuk mengenai siapa yang mendalangi serangan itu.

"Kami menerima informasi mengenai kematian 10 orang dan 7 orang cedera dalam penembakan itu," kata juru bicara kepolisian, Bjoern Erik Sem-Jakobsen, seperti dikutip oleh situs berita Nettavisen, Jumat.

"Angka itu masih tidak pasti. Namun, itulah yang bisa kami berikan sejauh ini," katanya.

Media setempat, mengutip saksi, menggambarkan pria bersenjata itu sebagai seorang Eropa utara dengan senapan otomatis. Laporan itu belum bisa dikonfirmasi. Polisi Norwegia menyatakan khawatir mengenai kemungkinan adanya peledak di pulau itu.

Sebelumnya diberitakan, serangan bom di kantor pemerintahan menewaskan tujuh orang. Dengan demikian, total korban tewas dalam dua serangan itu berjumlah 17 orang. Stoltenberg selamat dan tidak ada laporan mengenai pejabat tinggi pemerintah yang tewas atau cedera.

"Kami bisa memastikan bahwa tujuh orang tewas dan dua cedera serius dalam serangan bom itu," kata seorang juru bicara kepolisian kepada wartawan di Oslo. "Sejumlah orang lain cedera," kata polisi.

Ledakan itu menghancurkan sebagian besar jendela di bangunan pemerintah pusat 17 lantai itu, mengirim asap tebal di kota tersebut serta menyebarkan puing-puing logam dan sampah lain hingga ratusan meter. Kementerian-kementerian yang berdekatan juga terkena, termasuk Kementerian Perminyakan yang terbakar. Sementara itu, sampah-sampah besar berserakan di jalan.

Polisi menutup tempat kejadian dan meminta penduduk tetap berada di dalam rumah mereka. Para pemimpin AS dan Eropa mengutuk serangan itu dan menjanjikan solidaritas dengan Norwegia. 

Norwegia, negara anggota NATO, beberapa kali diancam oleh para pemimpin Al Qaeda karena keterlibatannya di Afganistan. Kekerasan politik sejauh ini tidak pernah terjadi di negara itu. Norwegia dikenal sebagai ikon negara perdamaian. Negara ini mensponsori Hadiah Nobel Perdamaian dan menengahi konflik-konflik, termasuk Timur Tengah dan Sri Lanka.

Dalam pentas dunia, Norwegia juga mengambil bagian dalam pengeboman pasukan NATO di Libya. Pemimpin Libya, Moammar Khadafy mengancam akan melakukan serangan balasan ke Eropa.



sumber : kompas
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka