Penggunaan Senjata Api Resahkan Warga - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » » Penggunaan Senjata Api Resahkan Warga

Penggunaan Senjata Api Resahkan Warga

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 25 Juni 2011 | 6/25/2011 06:34:00 AM

Sabtu, 25 Juni 2011 | 06:39 WIB

DEPOK - Kurang dari satu bulan, di wilayah Kota Depok terdapat tiga kasus kejahatan yang menggunakan senjata api. Hal ini meresahkan warga karena mereka terancam dalam todongan pelaku kejahatan. Bahkan pelaku juga berani memuntahkan peluru saat posisinya terdesak. 

Tiga kasus tersebut membuat petugas kepolisian meningkatkan kewaspadaan. Apalagi peristiwa ini terjadi menjelang datangnya bulan Ramadan di mana tren kejahatan cenderung meningkat.

"Kami sedang selidiki jaringan mereka (pengguna senjata api). Tetapi ini masih rahasia," kata Kepala Kepolisian Resor Kota Depok Komisaris Besar Fery Abraham, Jumat (24/6/2011) malam. 

Fery enggan menjelaskan secara detail operasi tersebut. Bahkan, katanya, tidak semua aparat kepolisian di
Depok mengetahuinya. 

Dalam bulan ini, penggunaan senjata api untuk kejahatan terjadi pada Rabu (8/6/2011) pukul 16.10. Ketika itu, pencuri sepeda motor menembak kaki kiri office boy Bank HSBC bernama Nur Ali (26). Pencuri motor gagal membawa kabur sasaran karena tepergok terlebih dahulu. 

Kasus berikutnya terjadi di Kelurahan Kali Baru, Kecamatan Cilodong, Depok. Saat itu, pencuri sepeda motor mengancam penjaga kios telepon seluler Yusuf Afriansyah (20) agar menyerahkan kunci kontak sepeda motor. Pencuri membawa kabur sepeda motor Yusuf, dua telepon seluler, dan uang Rp 120.000. 

Kasus terakhir terjadi pada Rabu (22/6/2011) di warnet Al-Net, di Jalan Palakali, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok. Pelaku berjumlah empat orang mendatangi warnet tersebut dini hari. Mereka langsung meminta seluruh penghuni warnet masuk ke ruang dapur. Selanjutnya pelaku menggembok kemudian mengambil sepeda motor milik salah satu pelanggan warnet bernama Nurjaman (20).

"Kejadian itu memang mengejutkan. Kami takut, saya kira petugas kepolisian, ternyata perampok. Kami semua diancam akan ditembak," tutur Alam Ikhwanul Arhan (22), penjaga warnet Al Net.




Dre@ming Post______
sumber : kompas
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka