Jajaki Investasi Energi di Indonesia Dubai Butuh Segera 95 Sarjana Teknik RI - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » , » Jajaki Investasi Energi di Indonesia Dubai Butuh Segera 95 Sarjana Teknik RI

Jajaki Investasi Energi di Indonesia Dubai Butuh Segera 95 Sarjana Teknik RI

Written By Dre@ming Post on Selasa, 17 Mei 2011 | 5/17/2011 06:35:00 AM

Selasa, 17/05/2011 06:49 WIB

Dubai Ingin Jajaki Investasi Energi di Indonesia


Dubai - Dubai Electricity and Water Authority/DEWA (Perusahaan listrik dan air milik pemerintah Dubai) dan sejumlah perusahaan terkait ingin menjajaki investasi bidang energi di
Indonesia.

Hal itu dikemukakan Managing Director dan Chief Executive Officer (CEO) DEWA Saeed Mohammad Al Tayer ketika menerima Konsul Jenderal RI Dubai Mansyur Pangeran di kantor pusat DEWA, Dubai (15/5/2011).

CEO Dewa mengharapkan Indonesia dapat segera menyampaikan data komprehensif mengenai potensi geothermal, coalsteam-powerplant dan hydro-powerplant di Indonesia untuk mereka pelajari lebih lanjut.

Kunjungan dimaksudkan untuk membahas seputar potensi energi di Indonesia dan peluang kerja sama investasi khususnya di bidang energi, tutur Sekretaris I Adiguna Wijaya kepada detikfinance.

Sebelumnya, Konjen memaparkan mengenai peluang kerjasama investasi di bidang energi, terutama tiga bidang energi yang diminati para calon investor Dubai.

Konjen juga menyampaikan overview perkembangan positif politik, ekonomi, sosial-budaya dan keamanan nasional Indonesia, yang telah menempatkan Indonesia sebagai negara dengan tingkat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Asia Tenggara dan terbesar ke-17 di antara negara G-20.

Disebutkan, dengan potensi kekayaan sumber daya alam dan mineral yang besar, Indonesia dengan luas 2 juta km2 masih memiliki banyak potensi yang belum digarap secara optimal, termasuk geothermal berkapasitas 40 % dari produksi dunia.

DEWA membidangi suplai energi listrik dan air bagi industri dan perumahan di Dubai, berdiri pada 1992 sebagai hasil merger antara Perusahaan Listrik Dubai dan Perusahaan Air Dubai yang masing-masing telah ada sejak 1959.

Saat ini DEWA mempekerjakan sekitar 7.696 pegawai dengan jumlah pelanggan fasilitas listrik dan air sebanyak 926.220.

DEWA telah menerapkan standar Quality, Health, Safety, and Environment Management Systems (QHSE), termasuk di dalamnya peningkatan kapasitas pembangkit listrik dan produksi air bersih dengan menggunakan teknologi tinggi ramah lingkungan.

Dubai Butuh Segera 95 Sarjana Teknik RI 


Dubai - Perusahaan listrik dan air milik pemerintah Dubai membutuhkan segera 95 serjana teknik dari Indonesia untuk proyek pembangkit tenaga listrik di Jebel Ali Free Zone.

Hal itu disampaikan Managing Director dan Chief Executive Officer (CEO) DEWA Saeed Mohammad Al Tayer ketika menerima Konsul Jenderal RI Dubai Mansyur Pangeran di kantor pusat DEWA, Dubai (15/5/2011).

Kunjungan dimaksudkan untuk membahas investasi energi dan permintaan 95 tenaga Sarjana Teknik Indonesia, sebagaimana sebelumnya telah disampaikan oleh DEWA awal April lalu, tutur Sekretaris I Adiguna Wijaya kepada detikfinance.

DEWA membutuhkan dari Indonesia Sarjana Teknik Kelistrikan, Telekomunikasi, Mesin, dan Komputer untuk mengisi posisi Senior Manager (2 orang), Manager (14 orang), Assistant Manager (11 orang), Senior Engineer (11 orang), Engineer (55 orang) dan Assistant Engineer (2 orang).

Mereka yang diterima akan mendapat status sebagai pegawai pemerintah Dubai dengan kontrak kerja 6 tahun dan memperoleh gaji memadai serta berbagai tunjangan tambahan seperti tiket pesawat, visa, ijin bekerja dan asuransi untuk yang bersangkutan maupun anggota keluarganya.

Seluruh proses rekrutmen akan dilakukan di Indonesia bekerjasama dengan institusi dan agen tenaga kerja swasta terkait, sesuai dengan peraturan nasional Indonesia. Pihak DEWA sendiri yang akan langsung melakukan wawancara dengan para kandidat di Jakarta.

Konjen RI menyampaikan apresiasi dan menyambut positif keinginan DEWA untuk segera mempekerjakan tenaga Sarjana Teknik dari Indonesia.

"Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas tenaga kerja profesional Indonesia semakin diakui di mancanegara, termasuk di UEA," ujar Konjen.

Konjen menginformasikan bahwa keinginan dan persyaratan kerja yang disampaikan DEWA telah disampaikan kepada berbagai institusi dan asosiasi terkait di Indonesia sejak April, namun hingga kini masih belum ada tanggapan lebih lanjut.

Menurut Konjen, tawaran DEWA dapat menjadi corner stone bagi pengiriman tenaga kerja Indonesia profesional, skilled dan formal, yang akan memperoleh jaminan perlindungan hukum dan perundang-undangan setempat.

"Diharapkan di masa mendatang pengiriman TKI profesional dan skilled dapat terus meningkat untuk menggantikan atau mengurangi jumlah TKI informal," demikian Konjen.





Dre@ming Post______
sumber : detik
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka