AS Berencana Duduki Pakistan?, Duff: FBI Gagal Buktikan Keterlibatan Usamah dalam Serangan 11 September - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » » AS Berencana Duduki Pakistan?, Duff: FBI Gagal Buktikan Keterlibatan Usamah dalam Serangan 11 September

AS Berencana Duduki Pakistan?, Duff: FBI Gagal Buktikan Keterlibatan Usamah dalam Serangan 11 September

Written By Dre@ming Post on Jumat, 20 Mei 2011 | 5/20/2011 06:53:00 AM

Jumat, 20 Mei 2011 07:09 WIB

Duff: FBI Gagal Buktikan Keterlibatan Usamah dalam Serangan 11 September

NEW YORK - Gordon Duff, editor senior dari Veterans Today, membongkar beberapa kebohongan di balik

operasi militer Amerika Serikat yang mengklaim berhasil membunuh pimpinan Alqaida, Usamah bin Ladin, di Pakistan. Duff salah satunya menyebutkan fakta bahwa Usamah tidak terbukti dalam peristiwa serangan11 September 2001.

''Faktanya adalah Biro Investigasi Federal (FBI) telah gagal menyajikan bukti yang mengaitkan Bin Laden dengan serangan teroris 11 September di Amerika Serikat pada sepuluh tahun lalu,'' kata Duff.

Keraguan tersebut semakin kencang setelah pemerintah AS membuang jenazah Usamah bin
Ladin ke laut untuk kemungkinan menghilangkan barang bukti. Para analisis pun memunculkan pertanyaan serius mengapa para pejabat AS tidak melakukan penerapan tes DNA untuk mengkonfirmasi secara resmi identitas mayat sebelum pemakanan di laut. Kampanye dan tuduhan atas serangan 11 September sebenarnya hanya dijadikan dalih bagi AS untuk menggempur negeri-negeri Muslim.

Dalam soal jenazah Usamah, Duff juga menyebutkan bahwa jenazah Usamah di Pakistan itu adalah jenazah Usamah bin Ladin yang palsu alias tiruan. Usamah asli sebenarnya telah meninggal akibat menderita penyakit komplikasi. Usama bin Ladin yang asli itu juga sempat dirawat di rumah sakit di Amerika Serikat.

"Bin Laden nyatanya telah meninggal tahun lalu setelah menerima perawatan di rumah sakit Amerika karena berbagai penyakit," kata Duff, yang bekerja sama dengan agen CIA Raymond Davis, dalam sebuah wawancara pada acara US Desk Press TV.

Dalam artikelnya edisi 9 Mei dengan judul 'Apakah Raymond Davis CIA Menangani Bin Laden?', Duff juga mengatakan bahwa jenazah Usamah sengaja disimpan untuk digunakan pada waktu yang tepat. "Tubuhnya (Usamah bin Ladin) membeku dan disimpan dalam penyimpanan. Hingga suatu ketika menguntungkan bagi Amerika Serikat, jenazahnya akan digunakan dalam meraih keuntungan yang maksimal," tulis Duff. 

Usai Bunuh Usamah, AS Berencana Duduki Pakistan

Dalam sebuah wawancaranya dengan MSNBC, Rabu (18/5), salah satu kandidat presiden 2012 Ron Paul menstigmakan hubungan antara Washington dengan Islamabad sebagai sebuah "situasi yang mustahil". Ia juga mengatakan bahwa kemungkinan AS bakal melihat celah untuk menduduki Pakistan, usai penggerebekan pemimpin Alqaidah Usamah bin Ladin di tempat persembunyiannya di Abbottabad, utara Islamabad, Pakistan.

"Saya melihat itu sebagai sebuah kekacauan, dan saya berpikir bahwa kami akan berada di Pakistan," ujarnya. "Saya sangat takut kami akan berada di Pakistan mencoba untuk menduduki negara itu," sambungnya lagi.

Ia kemudian menjelaskan semacam observasinya yang didasari dari kebijakan politik AS selama hampir dua atau tiga dekade belakangan ini. Ia juga menambahkan bahwa saat ini strategi di Pakistan akan memiliki "konsekuensi yang tidak diinginkan." "Mungkin akan sangat berhasil," kata Paul yang juga kerap mengkritik perang di Irak dan Afghanistan.

Di tempat lain dalam sambutannya, Paul mempertanyakan sejumlah cerita tentang serangan terhadap Usamah bin Ladin di kota Abbottabad, dan mendesak administrasi Presiden AS Barack Obama untuk membersihkan tentang operasi, dimana pada saat informasi yang diberikan kepada media diganti setiap hari.

"Begitu banyak cerita yang sebelumnya telah kita dengar tentang pembunuhan Usamah bin Ladin," tuturnya. "Saya maksudkan, publik seharusnya mengetahui apa yang Pemerintah lakukan. Jika anda menanyakan kepada saya apa yang terjadi, saya tidak memiliki ide karena saya telah mendengar begitu banyak cerita," ungkapnya.
Usamah bin Ladin tewas dalam penggerebekan yang dilakukan pasukan khusus Navy Seals Angkatan Laut AS pada Ahad (1/5) malam. Pada Senin (2/5) Presiden AS Barack Obama mengumumkan secara resmi bahwa Usamah dipastikan telah meninggal di persembunyiannya bersama istri, anak dan kurirnya.
 
sumber : REPUBLIKA
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka