Uji Meriam Dibatalkan, Tolakan Kaum Tani? - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » » Uji Meriam Dibatalkan, Tolakan Kaum Tani?

Uji Meriam Dibatalkan, Tolakan Kaum Tani?

Written By Dre@ming Post on Rabu, 13 April 2011 | 4/13/2011 08:24:00 AM

Rabu, 13 April 2011 | 07:59 WIB

KEBUMEN - Latihan perang serta uji coba sistem senjata TNI Angkatan Darat di kawasan Urut Sewu, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, dibatalkan karena situasi tidak kondusif. Hal ini menyusul aksi sekitar 500 orang dari kaum tani yang memblokade areal tersebut hingga Selasa (12/4/2011).

Personel tentara yang sempat tertahan di kantor Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD Desa Setrojenar, Buluspesantren, juga telah ditarik beserta semua artileri yang sedianya akan diuji coba pada Senin lalu.

Asisten Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kebumen Adi Pandoyo, Selasa, mengatakan, karena situasi di lapangan tidak memungkinkan, uji coba meriam dan latihan perang TNI AD untuk sementara ditunda.

"Hasil dialog yang melibatkan Kapolda Jateng dan Pangdam IV/Diponegoro, seluruh pasukan dan peralatan tempur telah ditarik Senin malam. Untuk selanjutnya, persoalan ini akan dibahas di tingkat yang lebih tinggi," ujarnya, Selasa.

Situasi di Jalan Diponegoro Desa Setrojenar yang sejak Minggu malam hingga Senin petang diblokade oleh ratusan orang bersenjata tajam, kemarin berangsur normal. Hanya terlihat satu regu piket berjaga di kantor Dislitbang TNI AD. Namun, warga masih memblokade jalan dari Kompleks Dislitbang menuju Pantai Bocor.  
Secara terpisah, Ketua Bagian Divisi Litbang dan Media Forum Paguyuban Petani Kebumen Selatan Aris Panji mengatakan, penolakan latihan TNI AD di kawasan Urut Sewu merupakan harga mati. Ia juga membantah anggapan bahwa keinginan tersebut hanya kepentingan segelintir warga.

"Ini keinginan mayoritas warga tiga kecamatan di Ambal, Mirit, dan Buluspesantren. Panglima TNI harus memahami persoalan ini dengan benar karena ada sekitar 4.000 keluarga dari 15 desa yang mata pencahariannya terancam jika latihan tetap dilanjutkan," tegasnya.

Penolakan latihan TNI AD oleh warga kawasan Urut Sewu sudah terjadi beberapa kali selama lima tahun terakhir. Terakhir kali, pada akhir Maret 2011 lalu, sekitar 1.000 orang mendemo kantor Bupati Kebumen untuk menolak latihan dan uji senjata TNI AD di kawasan tersebut.

 sumber : kompas
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka