Tak Tahu Posisi Khadafy, Sekutu Bombardir Libya? - Dre@ming Post
Online Media Realiable // Layak dibaca dan perlu!!
Home » , » Tak Tahu Posisi Khadafy, Sekutu Bombardir Libya?

Tak Tahu Posisi Khadafy, Sekutu Bombardir Libya?

Written By Dre@ming Post on Selasa, 22 Maret 2011 | 3/22/2011 08:19:00 AM

Selasa, 22 Maret 2011 | 01:50 WIB

Amerika Mengaku Tak Tahu Posisi Khadafy

WASHINGTON - Militer Amerika Serikat mengaku tidak mengetahui banyak tentang keberadaan Moammar Khadafy setelah gelombang serangan udara dan rudal dilakukan terhadap negara itu.

"Saya tidak mengetahui banyak mengenai lokasi pemimpin Libya itu atau apakah kami melakukan upaya militer terkait hal itu," kata Panglima Komando Afrika AS Jenderal Carter Ham dalam keterangan
pers, Senin (21/3/2011).

Dalam intervensi terbesar Barat di dunia Arab sejak invasi pimpinan AS ke Irak pada 2003, sejumlah kapal perang AS dan sebuah kapal selam Inggris menembakkan lebih dari 120 rudal jelajah Tomahawk ke Libya
pada hari Sabtu.

Pesawat-pesawat tempur Perancis juga melancarkan serangan udara. Salah satu serangan itu menghancurkan bangunan di kompleks Khadafy di Tripoli, yang menimbulkan pertanyaan mengenai apakah ia telah menjadi sasaran dalam serangan Barat.

Jenderal Ham menyatakan, serangan udara dan rudal bertujuan menghancurkan pusat komando dan pengawasan pasukan Libya. "Kami juga telah mencapai hasil yang cukup berarti dalam hal itu," tambahnya.

Jenderal senior tersebut juga mengatakan, pasukan AS tetap berpegang pada sasaran militer terbatas di Libya dan tidak memiliki misi untuk mendukung serangan darat yang dilakukan pasukan perlawanan Libya.

Menurut Ham, misi militer AS jelas, yaitu memberlakukan zona larangan terbang di Libya untuk melindungi warga sipil dari serangan-serangan. "Kami tidak memiliki misi untuk membantu pasukan oposisi jika mereka melakukan operasi serangan," katanya.

Libya kini digempur pasukan internasional, khususnya AS, Inggris, dan Perancis yang melakukan serangan udara sesuai mandat PBB.

Resolusi 1973 DK PBB disahkan pada Kamis lalu ketika kekerasan dikabarkan terus berlangsung di Libya, dengan laporan-laporan mengenai serangan udara oleh pasukan Khadafy yang membuat Barat marah. Resolusi itu mengizinkan aksi militer untuk mencegah pasukan Khadafy menyerang warga sipil.

Selama beberapa waktu, hampir seluruh wilayah negara Afrika utara itu terlepas dari kendali Khadafy setelah pemberontakan rakyat meletus di kota pelabuhan Benghazi pada pertengahan Februari. Namun, pasukan Khadafy dikabarkan telah berhasil menguasai lagi daerah-daerah tersebut.

Ratusan orang tewas dalam penumpasan brutal oleh pasukan pemerintah dan ribuan warga asing bergegas meninggalkan Libya pada pekan pertama pemberontakan itu. 

Sekutu Bombardir Benteng Pertahanan Khadafi di Selatan

Tripoli - Pasukan sekutu yang terdiri dari Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Prancis terus berupaya melumpuhkan kekuatan Presiden Libya Muammar Khadafi. Pasukan gabungan itu membombardir benteng pertahanan Khadafi di Sheba, Libya selatan.

"Sejak hari Sabtu, koalisi musuh telah meluncurkan serangan udara dan serangan rudal di Tripoli, Zuwarah, Misrata, Sirte dan Sebha, kata Juru Bicara Pemeritah Libya Musa Ibrahim dalam jumpa pers di Tripoli seperti dikutip AFP, Selasa (22/3/2011).

"Terutama, mereka menargetkan bandara," Ibrahim menambahkan.

Ibrahim mengatakan, kota Sheba, yang berjarak 750 Km dari Tripoli sudah seperti lautan api.

Sekutu juga menyerang sebuah pelabuhan kecil yang terletak 27 Km dari Tripoli pada hari Senin ini. Serangan sekutu, ungkap Ibrahim, sejauh ini telah menimbulkan bayak korban sipil.

Sebelumnya, Sekjen Liga Arab Amr Moussa mempertanyakan apakah sekutu perlu membombardir Libya besar-besaran. Sebab, serangan yang dilancarkan sekutu terhadap kekuatan Muammar Khadafi justru banyak juga menyebabkan korban sipil Libya.

Pemerintah Libya mengatakan, 64 warga sipil tewas dalam bombardir sekutu sejak Sabtu lalu
sumber : kompas, detik
Share this article :

Visitors Today

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dre@ming Post - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Sorga 'n Neraka